Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Seluma Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

SSMS Targetkan Pertumbuhan Produksi Tumbuh 10-15 Persen

  • Oleh Testi Priscilla
  • 05 Januari 2023 - 12:10 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Vice President sekaligus Head Corporate Secretary Perseroan, Swasti Kartikaningtyas mengatakan bahwa PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS menargetkan produksi tandan buah segar atau TBS pada tahun 2023 mampu bertumbuh pada kisaran 10 persen hingga 15 persen.

"Target ini sejalan dengan niat perseroan untuk mengoptimalkan kapasitas produksi yang saat ini baru terutilisasi sekitar 80 persen," kata Swasti pada Kamis, 5 Januari 2023.

Menurut Sekretaris Perseroan ini, SSMS sendiri cukup percaya diri dalam mengarungi bisnisnya.

"Perseroan mencatat produksi TBS terus bertumbuh karena rata-rata tanaman milik perusahaan masih dalam usia produktif. Untuk 2022 sendiri, perseroan menargetkan pertumbuhan rata-rata produksi TBS di sepanjang 2022 tumbuh di kisaran 10 persen hingga 15 persen," jelasnya.

Adapun di 2023 manajemen SSMS menargetkan kurang lebih pertumbuhan produksi TBS akan sama seperti tahun 2022.

Pada tahun 2022 juga menurut Swasti, SSMS telah menuntaskan 100 persen sertifikasi perkebunan kelapa sawit berkelanjutan Indonesia atau Indonesian Sustainable Palm Oil atau ISPO dan terus mengejar sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil atau RSPO yang kini telah mencapai 90 persen.

RSPO merupakan standar global bagi perkebunan kelapa sawit untuk memperlihatkan proses produksi yang ramah lingkungan. Sedangkan ISPO merupakan standar dari pemerintah Indonesia untuk perkebunan sawit berkelanjutan.

"Untuk RSPO, saat ini perseroan masih menyisakan PT Mirza Pratama Putra atau MPP yang diakuisisi pada 2015 lalu," tutur Swasti.

Sementara yang masih dalam proses review RSPO, jelasnya, yaitu sertifikasi independent smallholder dari satu kelompok tani yang disertifikasi pada 2019.

Dalam hal ini, Asosiasi Petani Kelapa Sawit Mandiri atau APKSM berjumlah 614 petani dengan luasan 1.365 hektare.

Berita Terbaru