Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Pangkajene Kepulauan Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pembayaran Dana BOS Tersendat

  • 21 Februari 2016 - 21:27 WIB

PEMBAYARAN dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) triwulan IV tahun 2015 tersendat.

Ada sekitar 60% SD dan SMP yang hingga kini belum menerima dana BOS secara penuh.  

Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kotawaringin Barat (Kabid Dikdas, Disdikpora Kobar), Ibramsyah, mengatakan, dana BOS untuk triwulan 4 tahun 2015 baru akan dibayarkan pada triwulan kedua tahun ini. Yakni antara April sampai Juni 2016.

Ia menjelaskan, baru 40% sekolah yang sudah menerima dana BOS triwulan IV tahun 2015 secara penuh dari pemerintah pusat. Menurutnya, penyaluran dana BOS yang tersendat itu lantaran akhir 2015 lalu pemerintah mengalami kekurangan dana.

Khusus di Kalteng, dana BOS kemarin kurang. Dan itu baru terjadi pada akhir tahun 2015 lalu, jelas dia.

Sebelumnya, pihak Disdikpora Kobar dan Provinsi sudah memberikan sosialisasi kepada sekolah perihal keterlambatan pembayaran BOS itu. Ia menegaskan, tidak ada klasifikasi khusus sekolah mana dan berapa banyak siswa yang menerima dana BOS 100%.

Sekolah terkendala

Sementara itu, imbas dari tersendatnya dana BOS membuat pihak sekolah memutar otak untuk menutupi biaya operasional. Pasalnya, dana BOS yang disalurkan baru setengahnya. Seperti yang terjadi di SD Negeri 1 Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng.

Sekolah tersebut tidak bisa memperbaiki atap dan plafon ruang kelas yang rusak. Karena, dana perbaikan ringan itu dianggarkan dari BOS. Sementara, dana BOS yang ada hanya cukup untuk menutupi biaya operasional sekolah seperti untuk kegiatan belajar dan gaji honorer.

Total dana BOS yang kami dapatkan sekitar Rp73 juta lebih, yang dibayarkan baru Rp35 juta, kaya Suriani, Kepala SD Negri 1 Karang Mulya.

Informasi di lapangan, hingga pertengahan Februari 2016, dana BOS triwulan pertama tahun ini juga belum cair. (CP/B-2)

Berita Terbaru