Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Mukomuko Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Jangan Berbelit-belit Kabulkan Permintaan Fogging

  • 24 Februari 2016 - 22:41 WIB

ANGGOTA Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Mukarramah meminta dinas kesehatan (dinkes) tidak berbelit-belit dalam mekanisme menanggapi permintaan warga yang ingin lingkungannya difogging.

Permintaan disampaikan Mukarramah belum lama ini, menyikapi banyaknya keluhan warga yang takut lantaran demam berdarah dengue (DBD) kian mewabah.

Ia menilai, masyarakat bergantung dengan fogging (pengasapan) karena persepsi mereka cara itu dianggap jitu mengusir nyamuk dalam waktu sekejap.

Sementara pihak Dinkes tidak meloloskan permintaan karena memiliki asumsi sendiri dengan fogging belum tentu efektif..

Saya minta agar jangan berbelit-belit dalam hal prosedur (permintaan fogging). Kalau mekanisme sudah minta ke Puskesmas ya langsung diurusi, agar masyarakat menikmati layanan itu, tidak banyak yang jatuh korban karena DBD, pinta mukarramah.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Palangka Raya Tiur Simatupang dalam kesempatan yang sama mengatakan cara fogging jelas tidak efektif membunuh seluruh nyamuk.

Cara pengasapan itu hanya membunuh nyamuk yang berterbangan kala itu saja. Sementara telur dan jentiknya tidak ikut terbunuh dengan pengasapan

. Calon nyamuk itu akan menetas dalam waktu 7 hari kemudian, yang berpotensi menggigit manusia. Bahkan juga berpotensi bertelur lagi.

Masyarakat itu mintanya fogging dan fogging. Bagaimana dengan telur-telur yang ada itu. Seminggu kemudian akan menetas dan terbang kemana-mana, lalu seminggu kemudian bertelur. Siklus mereka 14 hari. Bukannya kami tidak mau memfongging, seberapapun permintaan sebenarnya bisa saja, keluh Tiur.

Dijelaskan Tiur, lingkungan sekitar sangat berpegaruh dan mendukung adanya penyebaran penyakit. Dilakukan fogging secara terus-menerus justru akan malah nyamuk menjadi resisten (tahan).

Bahkan ketika sudah tahan dengan semprotan pengasapan, akan malah menjadi kebal dan menjadi endemik di tempat itu. (RZ/B-12)

Berita Terbaru