Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Kutai Barat Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Dua Terduga Budak Sabu di Gunung Mas Ditangkap Polisi

  • Oleh Riska Yulyana
  • 16 Maret 2023 - 21:10 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kurun -  Dua terduga budak sabu berinisial BC (49) dan AB (42) ditangkap anggota Satres Narkoba Polres Gunung Mas dan Polsek Tewah. Polisi juga menyita sabu sebagai barang bukti. 

"Ya benar kami telah mengamankan dua pelaku pengedar narkoba jenis sabu yakni BC dan AB di Kelurahan Tewah, Kecamatan Tewah pada Minggu, 12 Maret 2023 pukul 11.25 WIB," ujar Kapolres Gunung Mas AKBP Asep Bangbang Saputra, melalui Kasat Narkoba Iptu Budi Utomo, Kamis, 16 Maret 2023.

Dia melanjutkan, dari penangkapan keduanya, Satres Narkoba Polres Gunung Mas bersama dengan pihak Polsek Tewah mengamankan barang bukti satu paket sabu, dengan berat kotor 0,74 gram.

Penangkapan ini bermula dari adanya informasi masyarakat bahwa di rumah BC sering dijadikan tempat transaksi jual beli narkoba jenis sabu. Dari informasi itu, anggota Satres Narkoba Polres Gumas Polsek Tewah melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan terhadap BC yang saat itu sedang berada di rumahnya.

"Saat diperiksa dan digeledah dengan disaksikan dua orang saksi dari masyarakat setempat, ditemukan satu paket sabu tadi. Kami pun melakukan pengembangan dengan menginterogasi BC, dan dia mengaku satu paket sabu itu didapat dari AB," tuturnya.

Selanjutnya, ketika BC akan diamankan ke kantor Polsek Tewah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ternyata datang AB ke rumah BC. Anggota yang masih berada di rumah itu, langsung mengamankan dan menginterogasi AB.

Dari interogasi tersebut, AB membenarkan bahwa barang bukti berupa satu paket sabu yang diamankan dari BC itu berasal dari dirinya.

Kemudian, kedua pelaku beserta barang bukti narkoba jenis sabu ini diamankan ke kantor Satres Narkoba Polres Gumas untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. "Keduanya akan dikenakan Pasal 114 ayat (1) Junto Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal empat tahun dan maksimal 20 tahun penjara," tukas Iptu Budi. (RISKA YULYANA/Y)


TAGS:

Berita Terbaru