Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Pegunungan Bintang Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Komisaris PTPN Sampaikan Potensi Perkebunan Kelapa Sawit

  • Oleh Testi Priscilla
  • 05 April 2023 - 21:45 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Komisaris Independen pada Dewan Komisaris PT Perkebunan Nusantara IV atau PTPN IV, Atas Wijayanto menyampaikan potensi perkebunan kelapa sawit dalam Webinar Mahasiswa Program Pascasarjana Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, Universitas Sumatera Utara bertajuk Pengembangan SDA sebagai Penopang Perekonomian Masyarakat yang dilakukan secara online pada Rabu, 5 April 2023.

"Luas areal perkebunan Kelapa Sawit Indonesia adalah 16,38 jt Ha. Ini terbagi menjadi Perkebunan besar swasta atau PMA dan PMDN seluas 8,68 jt Ha, Perkebunan Rakyat seluas 6,72 jt Ha dan BUMN seluas 0,98 jt Ha," katanya.

Dalam kegiatan tersebut Atas Wijayanto memang membawakan materi bertajuk Pengembangan Perkebunan Kelapa Sawit yang Berkelanjutan.

"Sementara itu potensi produksi minyak sawit  terbesar di dunia yakni 16,38 jt Ha dikali 3,36 ton per hektar per tahun dikali 20 persen atau sekitar 44,028 jt ton. Lalu konsumsi minyak sawit nasional juga sebanyak 12 jt ton atau 27 persen kemudian sisanya yakni 32 jt ton harus diekspor dan menjadi penghasil devisa negara," tuturnya.

Indonesia menurutnya menjadi negara penghasil minyak sawit nomor satu disusul Malaysia, Thailand, dan Kolombia. Kemudian negara-negara yang juga mulai melirik dan mengembangkan minyak sawit menurutnya ada Nigeria, Guatemala, Ekuador, Papua Nugini, Honduras, dan Brazil. 

"Di Indonesia sendiri penyebaran kelapa sawit sudah hampir ada di seluruh kawasan kecuali kawasan-kawasan yang konturnya tidak cocok untuk menanam kelapa sawit seperti Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, dan beberapa daerah lainnya," jelasnya lagi.

Webinar ini dimoderatori oleh Mahasiswa Pascasarjana PSL-USU, Mahendra B Sitinjak dengan narasumber antara lain Direktur Eksekutif Belantara Foundation, Dr Dolly Priatna, lalu Komisaris Independen pada Dewan Komisaris PT Perkebunan Nusantara IV, Atas Wijayanto, serta ada Praktisi Budidaya Lebah Madu, Slamet Suryadi.

Webinar tersebut dibuka oleh Direktur II Sekolah Pascasarjana USU Prof Hamidah Harahap mewakili Direktur Pascasarjana USU, Prof T Sabrina. Selain itu pula, hadir dalam webinar ada Wakil Direktur I Sekolah Pascasarjana USU, Evawani Aritonang dan tentu saja Ketua Program Studi S2 dan S3 Pascasarjana Pengelolaan Sumberdaya Alam, USU, Prof Rahmawaty sebagai Keynote Speaker pertama serta Prof Dr Abdul Rauf sebagai Keynote Speaker kedua. Selain itu, hadir sebagai Penanggap dalam webinar ada Prof Dr Ritha F Dalimunthe. (TESTI PRISCILLA/H)

Berita Terbaru