Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Kuatan Singingi Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

BPOM Kobar Uji Sampel Takjil dan Jajanan Pasar Ramadan, ini Hasilnya

  • Oleh Nurita Fitriyastuti
  • 05 April 2023 - 23:35 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kelompok petugas BPOM Kotawaringin Barat (Kobar) selama bulan Ramadan telah melaksanakan uji sampel pada takjil (makanan bulan Ramadan) ataupun jajanan dari pedagang dengan laboratorium keliling. 

Intensifitas BPOM Kotawaringin Barat untuk mencegah adanya bahan cemaran atau berbahaya yaitu boraks, formalin, pewarna tekstil metanil yellow dan rhodanim B pada pangan yang ada dalam makanan di bulan Ramadan ini. 

Laboratorium keliling BPOM Kobar sudah melakukan uji sampel dengan total 144 sampel makanan dari tiga kabupaten yaitu Kotawaringin Barat, Sukamara dan Lamandau. Pekan depan akan ke Kabupaten Seruyan untuk memulai pengujian makanan. 

"Sampai sekarang ini kami sudah melakukan beberapa proses pengujian laboratorium, ini berjalan terus sampai sekarang masih bisa kita katagorikan bahwa makanan yang di pasar ramadan itu aman dari penggunaan bahan-bahan kimia yang dilarang contohnya pewarna yang dilarang kemudian pengawet yang dilarang seperti itu," ungkap Kepala BPOM Kobar, Kodon Tarigan, S.Si.,Apt.

Kemudian petugas BPOM Kobar pada 5 April 2023 akan melangsungkan pengujian labpratorium keliling yang diambil sekitar 15 sampel makanan di pasar Ramadan di depan Pasar Indrasari.

Selain itu BPOM Kobar melaksanakan  pemeriksaan ke 26 distribusi ritel pangan. Pemeriksaan kepada sarana distribusi pangan di seluruh Kabupaten Kotawaringin Barat.

Sarana distribusi seperti supermarket, toko, mini market dan sebagainya untuk melihat produk atau pangan olahan dalam kemasan yang tidak layak dikonsumsi seperti produk kadaluarsa, kemasan rusak hingga ilegal (tidak punya izin edaran. (NURITA/H)

Berita Terbaru