Aplikasi Pilkada / Software Pilkada Terbaik Untuk memenangkan Pilkada 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Sidang Madi Goening Sius : Saksi Sebut Tanahnya Dihibahkan Kepada Orang Lain

  • Oleh Apriando
  • 11 Mei 2023 - 06:10 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Madi Goening Sius, selaku terdakwa pemalsuan surat dan penyerobotan tanah menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Palangka Raya, Rabu, 10 Mei 2023.

Sidang yang dipimpin oleh Majelis Hakim yang diketuai oleh Agung Sulistyono. Sementara itu Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang hadir di persidangan, Dwinanto Agung Wibowo, Yuliati dan Januar Hapriansyah. Sedangkan terdakwa Madi Goening Sius didampingi Penasehat Hukumnya Mahdianur dan Jefrico Seran serta Tim. Sidang tersebut beragendakan keterangan saksi-saksi.

Pada sidang kali ini, Saksi Suratno memberikan keterangan di persidangan tentang kasus tanah yang ia akui miliknya dan diduga diserobot oleh terdakwa Madi. Suratno menyatakan bahwa ia memiliki sertifikat hak milik atas tanah yang didapatkan pada antara tahun 1995 dan 1996 dari kelompok paguyuban Ronggowarsito. Tanah tersebut awalnya adalah hutan dan tidak ditempati oleh siapapun. Saat pembuatan sertifikat, tidak ada keberatan dari Madi Goening Sius.

Suratno juga menyebutkan bahwa pada saat mediasi di kelurahan, tidak ditemukan kesepakatan antara pihaknya dan pihak Untung terkait status tanah. Dalam mediasi tersebut, terdakwa Madi menunjukkan surat hibah yang disertai fotokopi surat verklaring. Namun, verklaring tersebut tidak disertai dengan sertifikat hak milik.

"Untung ini mendapatkan hibah tanah saya dari Madi. Saya ketahui pada saat mediasi tersebut. Dalam mediasi juga  ditujukan surat hibah yang disertai fotocopy Surat verklaring. Karena kami bersikukuh dengan sertifikat kemudian Untung juga bersikukuh dengan hibah tanah yang dia miliki dari Madi akhirnya tidak ditemukannya kesepakatan," Ujarnya saat menjawab pertanyaan dari majelis hakim.

Ia mengatakan pertemuannya dengan Men Gumpul terkait konsultasi permasalahan terkait tanah miliknya. Namun Beberapa hari kemudian, Suratno mendapatkan telepon bahwa tanahnya di Hiu Putih telah dikerjakan atau dikelola oleh orang lain.

Suratno dan Men Gumpul kemudian pergi ke lokasi tersebut dan menemukan bahwa tanah tersebut diduga diserobot. Suratno juga merasa dirugikan karena tanahnya telah dihibahkan oleh Madi kepada Untung tanpa sepengetahuannya.

Menjawab pertanyaan Jaksa, Suratno juga menyatakan bahwa ia belum pernah melihat verklaring asli dan hanya pernah ditunjukkan Fotocopy verklaring oleh Madi. Namun,  Ia menerangkan bahwa Men Gumpul mempunyai pembanding dan contoh verklaring sehingga dapat menyimpulkan bahwa verklaring yang ditunjukkan oleh Madi ada dugaan kuat palsu.

Menanggapi pernyataan saksi Suratno, pada persidangan tersebut, terdakwa Madi Goening Sius membantah keterangan semuanya "Semua yang dikatakan oleh Saksi tidak benar," Kata Madi menanggapi keterangan Suratno dalam persidangan. Namun Suratno tetap pada keterangannya semula dan tidak berubah.

Hingga berita ini ditulis pukul 17.00 WIB persidangan masih berlangsung dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi. (APRIANDO/H)

Berita Terbaru