Pembunuh Bayu Diancam Hukuman 15 Tahun Penjara

  • 22 Maret 2016 - 20:24 WIB

Tajriani alias Tajrin (25) warga Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu yang merupakan pembunuh Bayu (25) diancam 15 tahun penjara. Tajrin membunuh temannya Bayu, sesama warga Desa Pundu. Tajrin berhasil ditangkap setelah buron selama dua pekan.

Menurut Kapolres Cempaga Hulu Iptu I Gede Suamaryasa, tersangka Tajrin dijerat dengan pasal 338 sub 354 ayat 2 sub 351 ayat 3 dengan ancaman 15 tahun penjara. Ancaman tersebut sudah berdasarkan atas kajian kasus (pembunuhan) yang dilakukan tersangka, yang nekad membunuh temannya sendiri, kata Gede saat menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan itu di samping Mapolres Kotim, Selasa (22/3/2016).

Dalam rekonstruksi yang disaksikan oleh jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampit. Reka ulang itu digelar sebagai perlengkapan berkas tahap satu sebelum diserahkan ke Kejari Sampit. Ada 21 adegan yang diperagakan oleh pelaku, mulai dari duduk main domino sambil minum miras (minuman keras) hingga terjadi perkelahian yang berakhir penusukan pisau terhadap korban, ungkap Gede.

Dalam adegan reka ulang itu, lanjut dia, awalnya pelaku sedang asyik pesta miras dengan kedua temannya. Kemudian datang korban yang langsung minum miras dengan cara tidak sopan. Yakni, dengan langsung meminum dari tekonya.

Tersangka pun menegur agar Bayu minum menggunakan gelas, namun korban tidak menghiraukannya dan dia menantang pelaku untuk mengobrak abrik pasar di daerah itu, kata Gede.

Tajrin, kata dia, menolak tantangan pelaku dan menjawab dia tidak berani. Tajrin mengaku hanya berani berkelahi dengan korban. Pernyataan Tajrin itu membuat korban tersinggung dan langsung mengambil pelepah kelapa sawit dan memukulkannya ke badan pelaku.

Pelaku saat itu langsung lari ke pikap miliknya dan mengambil pisau. Setelah itu, dia langsung menyerang korban dan menusukkan senjata tajam itu ke dada korban. Korban pun langsung tergeletak di tempat itu dan nyawanya tidak dapat diselamatkan, terang dia. 

(MH/B-8)

Berita Terbaru