Bupati Yantenglie Safari Dharma Shanti di Marikit

  • 24 Maret 2016 - 08:12 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Bupati Katingan Ahmad Yantenglie bersama istrinya Endang Susilawatie dan sejumlah kepala SKPD melakukan safari Darma Shanti di wilayah Kecamatan Marikit, Rabu (23/3) malam.

Safari Darma Shanti di Balai Basarah Kecamatan Marikit itu dihadiri ratusan warga Hindu Kaharirngan setempat. 

Dalam kesempatan itu, Bupati Tenglie menuturkan jika safari Darma Shanti Nyepi 2016 ini adalah yang kedua kalinya setelah pada 2015.

Ia mengatakan, selaku kepala daerah, ia mengaku mendukung setiap ada acara keagamaan, baik Islam, Kristen, Hindu Kaharingan maupun agama lainnya. Pasalnya manusia diciptakan sebagai mahluk sosial yang tidak akan pernah lepas dari interaksi antara manusia dan manusia, manusia dengan lingkungan, serta manusia dengan Tuhannya. 

"Kalau ketiga elemen ini bisa diamalkan dengan baik, maka akan menciptakan masyarakat Kabupaten Katingan yang cerdas secara intelektual, emosional dan spiritual," ujar Bupati Tenglie dalam sambutannya.

Peran pemerintah daerah dalam melakukan pembinaan umat beragama, katanya, hanya sebatas fasilitator dan motivator. Sementara persoalan maju dan tidaknya suatu umat beragama tergantung dari umat itu sendiri. 

Oleh sebab itu dengan adanya safari ini merupakan langkah yang efektif dalam memberikan pemahaman tentang kehidupan sosial dan beragama.

Di Katingan ada tiga agama yang jumlah pemeluknya cukup besar. "Ketiganya akan kita layani secara adil tanpa pilih kasih. Sebab hal ini menjadi keharusan bagi kita dalam upaya terwujudnya pelayanan sesuai visi kita yaitu Katingan sehat, cerdas dan terbuka," katanya.

Agama Hindu Kaharingan, sebutnya, merupakan keyakinan yang pertama dipeluk para leluhur di Kabupaten Katingan. Meski sekarang jumlah masyarakat Hindu Kaharingan hanya tinggal sekitar 28%, tapi jumlah ini dianggap cukup besar jika dibandingkan agama lain.

Kepala Kantor Kementerian Agama Katingan Mohadi mengatakan, pelaksanaan safari Darma Shanti Nyepi merupakan kebanggaan bagi umat Hindu Kaharingan. 

Hal ini membuktikan bahwa Pemkab Katingan sudah melakukan pelayanan dan pembinaan umat Hindu Kaharingan dengan baik. (ABDUL GOFUR/m)

Berita Terbaru