Aplikasi Pilkada / Software Pilkada Terbaik Untuk memenangkan Pilkada 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Korban Ketipu Rp145 Juta, Terdakwa Kasus Penggelapan Mobil Divonis Segini...

  • Oleh Apriando
  • 19 Juni 2023 - 11:15 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Majelis hakim Pengadilan Negeri Palangka Raya menjatuhkan vonis terhadap terdakwa Aris Kurniawan dalam kasus penggelapan. Terdakwa dinyatakan secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penggelapan sebuah mobil.

Dalam putusannya, majelis hakim memutuskan untuk menjatuhkan hukuman penjara selama 1 tahun kepada terdakwa. Selain itu, masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani oleh terdakwa akan dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Aris Kurniwan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penggelapan. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa tersebut oleh karena itu dengan pidana penjara selama 1 tahun," Ucap Vonis majelis hakim Sebagaimana dikutip dalam SIPP Pengadilan Negeri Palangka Raya, Senin, 19 Juni 2023.

Dalam Dakwaan Jaksa, Pada 9 Oktober 2022, Terdakwa melakukan pembelian mobil jenis Pick Up Carry warna hitam dengan nomor polisi KH 8418 TA. Pembelian tersebut melalui kesepakatan dengan saksi Beni Sentosa, yang awalnya dipostingkan di media sosial Facebook.

Terdakwa membayarkan uang muka (DP) dan melakukan penggantian pembayaran angsuran mobil tersebut. Namun, seiring berjalannya waktu, terdakwa hanya membayar angsuran dua kali sebesar Rp. 4.734.000,- per bulan kepada Suzuki Finance. 

Tanpa sepengetahuan Beni Sentosa dan Suzuki Finance, terdakwa menjual mobil tersebut kepada Sukrani dengan alasan take over sebesar Rp. 15.000.000,- dan menggunakan uang hasil penjualan untuk kepentingan pribadi.

Akibat perbuatan terdakwa, Beni Sentosa mengalami kerugian sebesar Rp. 154.375.295.96,- karena menutup angsuran hingga lunas kepada Suzuki Finance.

Setelah diminta membayar angsuran dan melakukan proses balik nama, terdakwa menghilang dan tidak dapat dihubungi. Dalam persidangan, terdakwa dijerat dengan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan. (APRIANDO/J)

Berita Terbaru