Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Timor Tengah Utara Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Jual Motor Hasil Curian, Ini Hukumannya

  • Oleh Apriando
  • 21 Juni 2023 - 15:30 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Mursidi alias Undul terdakwa dalam perkara tindak pidana penadahan motor curian divonis 9 bulan penjara pada sidang di Pengadilan Negeri Palangka Raya.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Mursidi Alias Undul telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penadahan. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa tersebut oleh karena itu dengan pidana penjara selama 9 bulan," Ucap Vonis majelis hakim sebagaimana dikutip dalam SIPP Pengadilan Negeri Palangka Raya, Rabu, 21 Juni 2023

Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa yang sebelumnya menuntut terdakwa menjalani kurungan badan selama 1 tahun penjara.

Dalam dakwaan Jaksa Perkara bermula pada 1 Desember 2022, saksi bernama Arif (berkas terpisah) melakukan pencurian sepeda motor Honda Beat warna merah hitam dengan nomor polisi B 3882 PKH yang sedang diparkir di depan rumah di Jalan Temanggung Kenyapi III, Kota Palangka Raya.

Pada hari berikutnya sekitar pukul 14.30 WIB, sepeda motor hasil curian tersebut diserahkan oleh Arif kepada terdakwa Mursidi alias Undul untuk dijual.

Terdakwa Mursidi, setelah diberitahu oleh Arif bahwa sepeda motor tersebut hasil curian, bersedia membantu Arif dalam menjualnya. Terdakwa kemudian menghubungi seseorang bernama Bahrudin melalui WhatsApp (WA) dan menawarkan sepeda motor tersebut dengan harga Rp. 3.700.000,-.

Bahrudin menawar sepeda motor dengan harga Rp. 3.000.000,-, namun akhirnya disepakati harga jual sebesar Rp. 3.500.000,-. Terdakwa dan Bahrudin setuju untuk bertemu dan melakukan transaksi jual beli sepeda motor di Jalan Seth Adji (depan Alfamart) pada sekitar pukul 15.00 WIB.

Pada waktu yang telah disepakati, terdakwa menyerahkan sepeda motor kepada Bahrudin dan menerima pembayaran sebesar Rp. 3.500.000,-. Terdakwa kemudian memberikan hasil penjualan sepeda motor tersebut kepada Arif sebesar Rp. 2.500.000,- dan menyimpan sisanya sebesar Rp. 1.000.000,- sebagai upah menjualkan sepeda motor tersebut.

Pada tanggal 26 Januari 2023 sekitar pukul 20.00 WIB, terdakwa ditangkap oleh anggota Kepolisian Polsek Pahandut. Mursidi didakwa melakukan tindak pidana pencurian berdasarkan Pasal 480 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). (APRIANDO/Y)

Berita Terbaru