Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Bangka Selatan Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

NTP Gabungan Kalteng Juni 2023 Turun 3,13 Persen

  • Oleh Donny Damara
  • 05 Juli 2023 - 18:50 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Nilai Tukar Petani (NTP) merupakan perbandingan indeks harga yang diterima oleh petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib).

Selain itu, NTP juga merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di perdesaan. NTP menunjukkan daya tukar atau terms of trade dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro mengungkapkan NTP Gabungan Kalteng pada bulan Juni 2023 mengalami penurunan sebesar 3,13 persen dibandingkan dengan bulan Mei 2023 lalu, dari 118,98 menjadi 115,25.

"Penurunan ini terjadi karena disebabkan adanya penurunan pada sejumlah subsektor, seperti tanaman perkebunan rakyat turun 5,43 persen, perikanan 0,80 persen, dan tanaman pangan 0,03 persen," kata Eko, Rabu, 5 Juli 2023.

Lanjutnya, ada juga subsektor yang mengalami kenaikan nilai tukar yaitu peternakan dan hortikultura masing-masing meningkat sebesar 2,29 persen dan 0,66 persen.

Di sisi lain, pada Juni 2023 juga terjadi peningkatan terhadap Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Kalteng yakni sebesar 0,42 persen. Ini terjadi utamanya disebabkan meningkatnya sejumlah harga kelompok barang dan jasa.

Seperti makanan, minuman dan tembakau naik 0,75 persen, penyediaan makanan dan minuman atau restoran 0,39 persen, perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,25 persen, serta kelompok rekreasi, olahraga dan budaya 0,25 persen.

"Sama halnya dengan NTP, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian atau NTUP pada Juni 2023 juga mengalami penurunan yaitu sebesar 2,73 persen. Dari 119,99 di bulan Mei 2023 menjadi 116,71 pada Juni 2023," tutup Eko. (DONNY D/J)

Berita Terbaru