Aplikasi Pilkada / Software Pilkada Terbaik Untuk memenangkan Pilkada 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Terdakwa Tindak Pidana Penggelapan Dituntut 15 Bulan Penjara

  • Oleh Apriando
  • 12 Juli 2023 - 17:50 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - RS selaku terdakwa tindak pidana penggelapan dituntut 1 tahun 3 bulan penjara, karena melakukan penggelapan dengan cara mencoba membawa kabur sebuah sepeda motor.

"Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam dakwaan kesatu penuntut umum melanggar Pasal 372 KUHP," Kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Muthia Novany sebagaimana informasi terhimpun, Rabu, 12 Juli 2023

Perkara bermula pada 13 Maret 2023 sekitar jam 08.30 WIB, terdakwa berangkat dari Kantor KSU Bersaudara untuk melakukan penagihan angsuran kepada nasabah yang melakukan pinjaman dari KSU Remaja Bersaudara menggunakan sepeda motor Honda Revo.

Setelah melakukan penagihan, seharusnya terdakwa kembali ke Kantor KSU Remaja Bersaudara untuk mengembalikan sepeda motor tersebut, tetapi terdakwa malah pergi ke Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur dengan sepeda motor tersebut, dengan tujuan ingin pergi ke Pulau Jawa melalui pelabuhan di Sampit.

Terdakwa bertemu dengan saksi MD yang sedang melakukan tagihan di Tangkiling dan mencoba menghubungi saksi AR yang juga sedang melakukan tagihan untuk mengajak mereka pergi ke Pulau Jawa.

Sesampainya di Sampit, terdakwa, saksi MD, dan saksi AR menginap di sebuah penginapan. Keesokan harinya, mereka pergi ke pelabuhan Sampit untuk mengecek keberangkatan kapal laut ke Pulau Jawa.

Namun, terdakwa tidak dapat membeli tiket karena tidak memiliki KTP yang tertinggal di Kantor, dan mereka juga tidak memiliki sertifikat vaksin ke-3, sehingga harus menunggu seminggu lagi.

Pihak KSU Bersaudara mencari keberadaan terdakwa dan saksi MD dan AR tetapi tidak berhasil menemukan mereka. Pada tanggal 20 Maret 2023 sekitar jam 23.00 WIB, mereka mendapatkan informasi bahwa ketiganya berada di Pelabuhan Sampit, kemudian mengamankan terdakwa dan membawanya ke polisi. Akibat perbuatan terdakwa, KSU Bersaudara mengalami kerugian sekitar Rp 15 Juta. (APRIANDO/H)

Berita Terbaru