Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Pelalawan Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Masalah Harga Tiket Pesawat Mahal di Pangkalan Bun Belum Teratasi

  • Oleh Wahyu Krida
  • 16 Agustus 2023 - 04:30 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Hingga saat ini tingginya harga tiket pesawat dari Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) masih belum teratasi. Pastinya kondisi ini dikeluhkan oleh warga, pebisnis dan pelaku industri wisata. Walaupun harga tiket tersebut tidak melebihi ambang batas yang telah ditetapkan pemerintah, namun kondisi tersebut tetap saja dianggap sangat tinggi oleh masyarakat luas.

Seperti yang diungkapkan Rudi salah seorang pelaku bisnis di sebuah perusahaan di Kabupaten Kobar yang biasanya harus bepergian menuju daerah lain menggunakan angkutan udara. Menurutnya selain harga tiket sangat tinggi, belakangan ini menurutnya sangat susah untuk mendapatkan tiket pesawat.

”Tentunya harus pesan jauh hari sebelum keberangkatan. Kadang saya terpaksa memesan 2 minggu sebelumnya. Untuk itulah saya harus memastikan betul rencana keberangkatan dan berapa lama tugas diluar daerah agar kerja bisa lebih efisien," jelas Rudi, Selasa, 15 Agustus 2023.

Rudi mencontohkan harga tiket dari Pangkalan Bun menuju daerah lain dan sebaliknya yang dianggapnya sangat memberatkan. 

"Sebagai contoh untuk harga tiket tujuan Jakarta yang biasanya sebesar  Rp1.100.000, belakangan ini naik jadi Rp1.800.000. Namun bila kita bermaksud membeli tiket dari arah sebaliknya yaitu Jakarta – Pangkalan Bun, harganya melonjak menjadi Rp2.700.000. Untuk mendapatkanya juga harus pesan dulu sekitar 2 pekan sebelum hari keerangkana balik," ujar Rudi.

Terkait hal tersebut, Plh. Sekda Kobar Juni Gultom mengatakan melambungnya harga tiket pesawat  dari dan menuju Pangkalan Bun tersebut memiliki potensi peningkatan inflasi. 

"Pemkab Kobar juga telah memanggil manajemen maskapai yang beroperasi di Pangkalan Bun beberapa bulan lalu terkait hal ini. Kami juga telah mengirimkan surat pada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) guna menjelaskan masalah ini. Selain itu, kami juga bermohon pada Kemenhub agar memberikan subsidi pada maskapai yang beroperasi melayani angkutan udara ke Pangkalan Bun yaitu Wings dan Nam Air. Hal lain, kami juga sedang menjajaki maskapai lain agar bisa beroperasi melayani angkutan udara di Pangkalan Bun," jelas Plh. Sekda.(WAHYU KRIDA/J)

Berita Terbaru