Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Lampung Timur Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Kasus Bentrok Sengketa Lahan di Pelantaran Kotim Akan Dilaporkan ke Menkopolhukam

  • Oleh Buddi Rahmat H
  • 13 September 2023 - 15:50 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Kasus penyerangan pekerja perkebunan kelapa sawit milik Hok Kim alias Acen di Desa Pelantaran, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), belum menemui titik terang.

Atas kejadian itu Kuasa Hukum Hok Kim, Akhmad Taufik bahkan telah menyurati Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) terkait masalah penyerangan oleh orang yang tidak dikenal.

"Kebetulan saya dari Jakarta kemarin, saya minta Menkopolhukam lakukan proses tuntas. Siapa yang memerintah mereka untuk melakukan penyerangan," kata Akhmad Taufik, Rabu, 13 September 2023.

Akibat dari penyerangan tersebut, tiga orang penjaga kebun Hok Kim terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit karena menderita luka sabetan senjata tajam. Mereka adalah, Hartoyo, Deni dan Cuncun.

Taufik menuturkan, peristiwa penyerangan bermula saat pekerja menegur orang-orang yang diduga mencuri buah sawit milik Hok Kim. 

"Pada tanggal 11 kemarin itu kan ada orang mencuri, tapi dingatkan jangan lagi karena beberapa kali kan orang mencuri terus. Tidak tahunya mereka menyerang (dengan) banyak orang," tandasnya.

Karena diserang, lanjut Taufik, pekerja Hok Kim yang berjumlah 6 orang itu pun melakukan perlawanan karena melihat salah satu rekannya telah diancam dengan menggunakan senjata tajam. 

Taufik menduga, pelaku penyerangan merupakan suruhan orang yang tengah berperkara dengan Hok Kim. "Sebetulnya itu kan sengketa lahan, asal muasalnya sengketa lahan antara Hok Kim dengan Alpin CS,” jelasnya.

“Kebetulan, pada waktu kasusnya sampai ke Pengadilan Negeri di Sampit pihak Hok Kim menang. Perkara yang 14 sertipikat dengan luas lahan 28 hektar. Sedang 700 hektar lainnya memang punya Hok Kim,” jelas Taufik.

Sementara itu dalam surat Nomor : 164/SKK-AT&Partner/IX/2023 yang dikirimkan ke Menkopolhukam, Taufik juga membeberkan beberapa hal.

Berita Terbaru