Aplikasi Pilkada / Software Pilkada Terbaik Untuk memenangkan Pilkada 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Target Pendapatan dan Belanja Daerah pada Rancangan Perubahan APBD Gunung Mas TA 2023 Meningkat

  • Oleh Riska Yulyana
  • 25 September 2023 - 17:50 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Rancangan peraturan daerah (raperda) tentang rancangan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Gunung Mas tahun anggaran 2023 telah disepakati dan ditandatangani bersama oleh DPRD dan Kepala Daerah Gunung Mas, Senin, 25 September 2023.

Terkait hal itu, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Gunung Mas sebut target pendapatan dan belanja daerah pada rancangan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2023 meningkat.

"Berdasarkan total pendapatan daerah pada rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2023 sebesar Rp. 1.207.279.603.162, ada kenaikan sebesar Rp.22.575.368.167,- atau 2 persen dari total anggaran pendapatan daerah murni tahun anggaran 2023 sebesar Rp. 1.184.704.234.995," ujar juru bicara banggar DPRD Gunung Mas Arit S Bajau, Senin, 25 September 2023.

Dengan adanya peningkatan target tersebut kata Arit S Bajau, pendapatan daerah ini diharapkan mampu dimanfaatkan secara maksimal oleh Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dalam pelaksanaan kegiatan pemerintahan maupun pembangunan pada sisa tahun anggaran 2023 ini.

"Menyoroti mengenai kondisi umum perubahan pendapatan daerah di tahun 2023, Badan Anggaran menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Gunung Mas yang telah melakukan pengelolaan pendapatan secara positif baik dalam pengamanan target yang telah ditetapkan maupun dalam memformulasikan kebutuhan anggaran untuk memenuhi kelangsungan pelaksanaan program dan kegiatan yang telah ditetapkan dalam APBD," jelas Arit.

Kemudian, pada sisi belanja daerah, total belanja daerah pada rancangan perubahan APBD tahun angaran 2023 dianggarkan sebesar Rp. 1.330.858.986.363. Ada kenaikan sebesar Rp. 49.885.896.630 atau 4 persen dari total anggaran belanja daerah murni tahun anggaran 2023 sebesar Rp. 1.280.973.089.733.

Selanjutnya terkait pembiayaan daerah, total alokasi anggaran dalam struktur pembiayaan daerah sebesar Rp. 135.547.383.201, naik sebesar Rp. 27.310.528.463, atau 25 persen dari anggaran mumi tahun anggaran 2023 sebesar Rp. 108.236.854.738.

"Kebijakan yang diambil Pemerintah Daerah dalam perubahan anggaran pembiayaan daerah yang berguna untuk menutup selisih antara pendapatan daerah dengan belanja daerah tentunya suatu hal yang penting dan mengedepankan prinsip akurasi, efisiensi dan profitabilitas dengan strategi yang cermat," tukasnya.

"Pemerintah daerah dituntut harus melakukan kalkulasi yang matang dalam menentukan besaran pembiayaan daerah ini, jangan sampai terjadi adanya program kegiatan yang tidak dapat terlaksana akibat kesalahan perhitungan dalam pembiayaan daerah sehingga tidak dapat menutup besaran defisit anggaran yang telah ditetapkan," imbuhnya. (RISKA YULYANA/J)

Berita Terbaru