Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Bolmong Selatan Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Resolusi Jeda Kemanusiaan Gaza dan Amerika Serikat yang Terasing

  • Oleh ANTARA
  • 29 Oktober 2023 - 14:50 WIB

BORNEONEWS, Jakarta - Setahun lalu Amerika Serikat membuat Rusia terasing. Kini, Amerika Serikat yang terlihat terasing.

Itulah ironi di balik peristiwa Kamis, 26 Oktober, ketika Majelis Umum PBB menngesahkan resolusi "truce" atau jeda kemanusiaan di Jalur Gaza yang tengah digempur habis-habisan Israel sejak 7 Oktober setelah kelompok perlawanan Hamas menyusup ke dalam wilayah Israel untuk menewaskan seribu lebih manusia dan menyandera ribuan orang.

Bahasa Indonesia menyamakan "truce" dengan "ceasefire" sebagai "gencatan senjata", padahal tidak sama.

"Truce" lebih kepada gencatan senjata informal yang tak mengikat para pihak bersengketa, sebaliknya "ceasefire" adalah gencatan senjata yang disepakati para pihak bersengketa, sehingga mereka terikat untuk mematuhinya.

Menjelang pemungutan suara untuk resolusi jeda kemanusiaan Gaza, Yordania yang mengajukan resolusi tersebut, menyempurnakan rancangan awalnya agar bisa didukung 2/3 dari total anggota Majelis Umum PBB. Caranya, mengganti seruan "ceasefire" dengan "humanitarian truce" (jeda kemanusiaan) berkelanjutan.

Yordania juga menambahkan frasa "pembebasan warga Israel dan asing yang ditahan Hamas harus dilakukan tanpa syarat".

Namun, Kanada melihat langkah Yordania itu tidak cukup, karena tak menyebut nama Hamas.

Rancangan Yordania itu juga tidak menyebutkan warga Israel yang ditahan Hamas sebagai "sandera", melainkan dalam frasa "mereka ditahan secara ilegal sebagai tahanan."

Kanada, dan juga Amerika Serikat, menganggap keengganan menyebutkan nama Hamas sama dengan membesarkan diri Hamas.

Kanada kemudian mengamandemen rancangan Yordania itu dengan mencantumkan nama Hamas dan menyebut mereka yang ditahan Hamas sebagai sandera.

Rancangan resolusi versi Kanada ini didukung 88 negara, tapi ditentang 55 negara, termasuk Indonesia, sedangkan 23 lainnya abstain.

Berita Terbaru