Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Solok Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Legislator Kalteng Menilai WPR Sulit Terealisasi, Ini Alasannya

  • Oleh Donny Damara
  • 02 November 2023 - 13:30 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Legislator juga sebagai Sekretaris Komisi II DPRD Kalteng, Sengkon menilai wilayah pertambangan rakyat (WPR) sulit terealisasi, sebab terdapat berbagai kendala yang membuat masyarakat enggan mengurus izin WPR ini.

Salah satu kendala itu yakni tidak ada jaminan bahwa WPR yang telah ditentukan memiliki potensi emas yang menjanjikan, terlebih lagi biaya untuk mengurus izin WPR ini cukup mahal, sehingga masyarakat pastinya tidak mau rugi.

"Misalkan diberi WPR seluas 5 hektare, lalu masyarakat mengurus izin dan membuka tambang disitu, belum tentu lahan itu memiliki potensi emas. Jadi dengan biaya mahal mengurus izin belum lagi biaya beroperasi, lahannya tidak memiliki kandungan emas maka masyarakat rugi," ucapnya, Kamis, 2 November 2023.

Lanjutnya, hal itulah yang membuat alasan masyarakat berpikir dua kali untuk mengurus izin WPR ini karena tidak ada jaminan pasti bahwa lahan yang ada tersebut memiliki kandungan emas dan memberikan keuntungan untuk masyarakat.

"Yang saya dengar seperti itu alasan mereka. Kalaupun misalkan dilakukan pengkajian atau penelitian dilahan WPR itu, maka akan menjadi beban lagi bagi masyarakat karena itu juga perlu biaya. Pemerintah pastinya tidak mengkaji terkait potensi emas dilahan WPR tapi hanya memberikan izin saja," ujarnya.

Terlepas dari itu, ia pun menyarankan kepada pemerintah supaya dapat mencarikan solusi agar WPR ini benar-benar bisa terealisasi misalkan pemerintah tidak hanya memberikan izin tapi juga melakukan pengkajian atau penelitian terhadap lahan WPR yang ditentukan.

"Kalau pemerintah bisa memberikan solusi seperti itu saya meyakini masyarakat akan siap mengurus izin WPR, karena ada jaminan bahwa lahan tersebut berpotensi memiliki kandungan emas. Masyarakat itu hanya ingin solusi tidak hanya dibiarkan begitu saja," tandasnya. (DONNY D/j)

Berita Terbaru