Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Halmahera Selatan Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Bupati Kotim Berharap Target Penanganan Perumahan, Permukiman, Air Minum dan Sanitasi Tercapai

  • Oleh Dewi Patmalasari
  • 28 November 2023 - 21:50 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor berharap target penanganan perumahan, permukiman, air minum dan sanitasi tercapai.

"Hari ini saya secara resmi membuka konsultasi publik tentang sanitasi jadi kita ada target menyelesaikan sanitasi yang ada di Kotim. Karena sanitasi ini sangat penting untuk kesehatan. Termasuk masalah air bersih, limbah dan sampah," kata Halikinnor, Selasa, 28 November 2023.

Dia membuka Konsultasi Publik Dokumen Pemutakhiran SSK Tahun 2024-2028 dan Advokasi kepada Kepala Daerah di Aula Sei Mentaya Bappelitbangda Kotim.

Kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi amanat dari peraturan menteri dalam negeri nomor 87 tahun 2022 tentang percepatan layanan sanitasi berkelanjutan daerah tahun 2022 - 2024 dan sebagai dokumen pendukung dalam pengusulan program kegiatan yang bersumber melalui anggaran APBD provinsi, APBN, dan DAK bidang sanitasi dan air minum. 

Adapun target yang telah ditetapkan sampai tahun 2024 untuk Kotim dalam penanganan perumahan, permukiman, air minum dan sanitasi yaitu rumah layak huni 87,35 persen, akses air minum layak 100 persen dan akses air minum jaringan perpipaan 45 persen, akses bukan jaringan perpipaan 55 persen.

Dia melanjutkan, akses sanitasi layak 83 persen, sanitasi aman 10 persen, desa/kelurahan stop babs 90 persen, penanganan sampah perkotaan 65 persen, dan pengurangan sampah perkotaan 2 persen.

"Apabila kita melihat target yang telah ditetapkan tersebut, dibutuhkan komitmen kuat dari semua pihak yang terlibat," ujarnya.

Ia mengimbau seluruh stakeholder untuk saling berkoordinasi dan berkolaborasi dalam pencapaian target-target bidang sanitasi dan persampahan yang telah ditetapkan. Ini agar semua masyarakat bisa mendapatkan akses terhadap rumah layak huni, termasuk memiliki akses terhadap air minum, sanitasi layak dan aman di perkotaan dan perdesaan. (DEWI PATMALASARI/Y)

Berita Terbaru