Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Melawi Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Rakor Evaluasi Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat di Kapuas, Ini Tujuannya

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 08 Desember 2023 - 17:10 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas telah melaksanakan Rapat koordinasi (Rakor) dan evaluasi Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) daerah setempat.

Asisten II Setda Kapuas Salman mengatakan, kesehatan jiwa saat ini menjadi isu yang penting karena pada kenyataannya masih adanya masyarakat di wilayah setempat dari berbagai kalangan usia yang mengalami gangguan jiwa.

Sehingga, diharapkan dengan adanya kegiatan ini sesuai tujuannya yaitu penanganan permasalahan gangguan jiwa tidak lagi terfokus hanya pada upaya kuratif saja, tetapi yang perlu ditingkatkan lagi adalah upaya promotif, preventif dan rehabilitatif.

“Penanganan masalah gangguan jiwa ini tidak bisa hanya di tangani oleh Dinas Kesehatan saja, namun perlu ditingkatkan lagi koordinasi dan kolaborasi yang sudah dilaksanakan dengan stakeholder terkait untuk melakukan penanganannya,” katanya, Jumat, 8 Desember 2023.

Sementara itu, Plt Kepala Dinkes Kapuas, dr Tonun Irawaty Panjaitan menjelaskan, rapat TPKJM ini adalah kelanjutan dari pemantapan Tim yang sudah terbentuk melalui SK No. 338/Dinkes Tahun 2023 yang di dalamnya terdiri dari gabungan dari Kepolisian, Dinas Sosial, DP3APPKB, Satpol PP, BPJS, dan Rumah Sakit.

"Bagaimana koordinasi kita ketika masyarakat menemukan kasus gangguan jiwa kemudian tim bergerak," ucap Tonun.

Selama ini, lanjut dia Dinas Kesehatan telah berupaya keras dan maksimal dalam memberikan layanan kesehatan sesuai standar kepada Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) berupa pengobatan, rujukan dan layanan kesehatan lainnya.

Dia berharap melalui tim ini juga bisa memberikan edukasi kepada keluarga dan masyarakat karena penanganan ganguan jiwa ini sangat memerlukan dukungan dari pihak keluarga dan masyarakat.

"Untuk menerima ODGJ ini ketika kembali ke lingkungannya dan memberikan kesempatan untuk berdaya guna sesuai kemampuannya," tuturnya. (DODI/j)

Berita Terbaru