Aplikasi Pilkada / Software Pilkada Terbaik Untuk memenangkan Pilkada 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Berjualan Sabu, Haji Gaul Berumur Setengah Abad Ditangkap Polres Kobar

  • Oleh Wahyu Krida
  • 17 Januari 2024 - 12:40 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Akibat nekad berjualan narkoba jenis sabu, Syamsuni alias Haji Gaul (58 tahun) warga Jalan Kalimantan RT 3, Desa Rangda, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) akhirnya ditangkap oleh Sat Resnarkoba Polres Kobar.

Dalam rilis kasus yang digelar di Mapolres Kobar, Rabu, 17 Januari 2024 tersangka ditangkap di rumahnya Jumat, 12 Januari 2024 pukul 22.30 WIB.

"Penangkapan tersangka merupakan tindak lanjut penyelidikan yang dilakukan oleh anggota Sat Resnarkoba. Saat rumah tersangka didatangi dan kemudian dilakukan pemeriksaan badan dan ruangan, ditemukan kotak plastik yang mencurigakan di dalam lemari televisi di ruang keluarga," jelas Wakapolres.

Wakapolres mengatakan, setelah diperiksa oleh anggota Sat Resnarkoba, dalam kotak plastik  tersebut ternyata ditemukan  28 klip plastik diduga berisi narkoba jenis sabu dengan total berat kotor 11,93 gram.

"Selain itu di  lantai ruang keluarga juga ditemukan bong lengkap dengan pipet kaca yang masih ada kerak sabu," jelas Wakapolres.

Wakapolres menjelaskan pasca tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolres Kobar dan kemudian penyidik melakukan pemeriksaan pada tersangka, diketahui sabu tersebut dibeli tersangka dari seseorang bernama Doyok.

"Tersangka mengaku sabu tersebut dibelinya untuk dijual kembali dan sebagian untuk dipakainya sendiri. Sedangkan Doyok yang disebutkan  tersangka sebagai penyuplai sabu juga sudah kami tetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)," jelas Wakapolres.

Wakapolres menjelaskan saat ini tersangka sudah ditahan dan masih menjalani penyidikan intensif terkait aktivitas  jual beli narkoba tersebut.

"Tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 2 atau Pasal 112 ayat 2, UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara," pungkas Wakapolres. (WAHYU KRIDA/)

Berita Terbaru