Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Kepulauan Meranti Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Satlantas Polresta Palangka Raya Lakukan Pendidikan Lalu Lintas untuk Generasi Muda

  • Oleh Pathur Rahman
  • 17 Januari 2024 - 19:00 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Palangka Raya, terus berkomitmen menjaga kondusifitas keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran (kamseltibcar) lalu lintas di wilayah Palangka Raya.

Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, Satlantas Polresta Palangka Raya melakukan edukasi dan pencegahan kepada para pelajar di Palangka Raya untuk membentuk generasi muda yang menjadi pelopor keselamatan lalu lintas.

Kasatlantas Polresta Palangka Raya Kompol Salahiddin melalui Kanit Kamsel, Iptu Eko Hermawan melakukan program pendidikan lalu lintas di SMP Islam Imam Nawawi di Jalan Gajah Mada sebagai bagian dari strategi mempersiapkan generasi muda sebagai pelopor keselamatan lalu lintas.

"Dalam kegiatan ini kami menyampaikan materi yang diberikan kepada para pelajar melibatkan aturan-aturan dasar dan pendidikan berlalu lintas di jalan raya," katanya, Rabu, 17 Januari 2024.

Selain itu, mereka juga mendidik mengenai larangan menggunakan knalpot brong pada kendaraan bermotor. Pendidikan ini melibatkan pengenalan rambu-rambu lalu lintas, pemahaman legalitas administrasi berkendara seperti SIM dan STNK.

Penekanan khusus diberikan pada larangan penggunaan knalpot brong. Iptu Eko Hermawan menjelaskan bahwa, sesuai dengan Pasal 285 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pengendara sepeda motor yang melanggar persyaratan teknis dan keselamatan kendaraan dapat dikenakan sanksi.

Pasal tersebut memberikan dasar hukum untuk memberlakukan sanksi terhadap pengendara yang tidak mematuhi persyaratan teknis dan laik jalan, seperti spion, lampu utama, lampu rem, klakson, pengukur kecepatan, dan knalpot.

Hal ini sejalan dengan upaya Satlantas Polresta Palangka Raya dalam menciptakan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.

"Program pendidikan ini bukan hanya tentang mematuhi aturan, melainkan menciptakan kesadaran dan pemahaman mendalam tentang keselamatan berlalu lintas," pungkasnya. (PATHUR/Y)

Berita Terbaru