Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Tanjung Jabung Barat Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Warga Tamiang Layang Terancam 5 Tahun Penjara Karena Bacok Rekannya Hingga Luka Berat

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 06 Februari 2024 - 21:00 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Warga Tamiang Layang berinsial DYN terancam pidana penjara paling lama 5 tahun karena menganiaya rekannya sendiri dengan senjata tajam hingga mengalami luka berat di bagian leher dan jari tangan.

Kapolres Barito Timur AKBP Viddy Dasmasela menjelaskan, kasus penganiyaan tersebut terjadi di Gang Obamaja Jalan Manunggal Tamiang Layang sekitar pukul 01.30 WIB, Sabtu, 20 Januari 2024.

Sebelumnya pada Jumat 19 Januari 2024 sekitar pukul 21.00 wib tersangka datang bersama keponakannya berinsial I ke barak korban WM di Jalan Manunggal.

Selanjutnya di barak tersebut tersangka meminjam handphone milik korban dengan maksud menambah saldo untuk bermain judi online atau slot.

Setelah hampir satu jam bermain judi slot, tersangka dan I berhenti karena kalah lalu pamit pulang sambil meminjam parang korban untuk dibawa ke acara aruh.

"Sekitar pukul 01.30 WIB, Sabtu 20 Januari, tersangka sendirian kembali lagi ke barak WM dan menggedor pintu barak, kemudian korban membuka lalu tersangka dan korban duduk di dalam barak.  Selanjutnya tersangka bertanya kepada korban kenapa ada foto istriku di galeri HP-mu dan ada riwayat video call (panggilan video) di WhatsApp-mu," papar Kapolres saat konferensi pers pengungkapan tindak pidana sepanjang Januari 2024, Selasa, 6 Februari 2024.

Pertanyaan tersangka kemudian dijawab oleh korban bahwa riwayat panggilan video WhatsApp itu ada karena istri tersangka menanyakan ke korban tentang barang-barang yang sudah diambil atau belum oleh tersangka.

"Sebelum sempat menjawab alasan kenapa foto istrinya ada di HP milik korban tiba-tiba tersangka langsung berdiri dan mengeluarkan parang lalu menebas leher sebelah kiri korban, saat itu posisi korban masih duduk," lanjut Viddy.

Mendapat serangan dengan senjata tajam, korban langsung berdiri dan berlari keluar dari barak. Kali ini tersangka DYN kembali menebas korban dari arah belakang dan mengenai leher sebelah kanan korban.

"Ketika di luar barak korban berteriak minta tolong kepada tetangga sebelah barak, namun tidak ada yang membantu dan tersangka kembali mengejar korban sehingga korban melakukan perlawanan dengan cara menangkis serangan tersangka menggunakan helm yang diambil korban di depan pintu barak," ujar Kapolres.

Korban kemudian bergulat dengan tersangka sambil menahan parang yang dipegang tersangka sehingga ibu jari sebelah kanan serta jari telunjuk sebelah kirinya ikut tersayat.

Setelah kondisi korban lemah, tersangka pergi dengan mengendarai sepeda motornya. Korban yang masih kuat juga bangkit mengambil motornya lalu meminta tolong ke Pos Satpam PLN Tamiang Layang untuk diantar oleh ke RSUD Tamiang Layang.

"Jadi tersangka ini cemburu atau tidak terima karena adanya riwayat video call dan foto istri tersangka di galeri HP milik korban sehingga tersangka melakukan penganiayaan terhadap korban," tandas Kapolres. (BOLE MALO/R)


TAGS:

Berita Terbaru