Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Kapuas Hulu Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

PKK Barito Timur Berikan Makanan Tambahan Balita di Desa Matabu

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 13 Februari 2024 - 08:00 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Timur di melakukan gerakan percepatan penurunan stunting dengan pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita di Desa Matabu, Senin, 12 Februari 2024.

Ketua Tim Penggerak Barito Timur Melly Novita mengatakan, berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2023, Barito Timur memiliki prevalensi stunting sebesar 22,8 persen. Pemerintah daerah kemudian menargetkan penurunan angka ini menjadi 18 persen pada tahun 2024.

"Program PMT ini bertujuan untuk meningkatkan status gizi anak-anak dan memenuhi kebutuhan zat gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan yang optimal, ini merupakan bagian dari program percepatan penurunan stunting yang dilaksanakan di Barito Timur,” ucapnya.

Selain pemberian makanan tambahan, program ini juga mencakup pendampingan dan edukasi kepada ibu tentang pola makan seimbang dan gizi yang baik untuk anak-anak.

“Data yang dihimpun menunjukkan bahwa Kecamatan Dusun Timur memiliki 1.205 balita, dengan 81 di antaranya berisiko stunting. Sementara untuk Desa Matabu sendiri memiliki 105 balita yang masih berisiko stunting,” ungkap Melly Novita.

Ketua PKK juga mengajak seluruh ibu dengan anak balita untuk aktif dalam pemantauan pertumbuhan anak-anak mereka secara berkala, sehingga dapat mencegah dan menangani stunting secara dini.

“Dengan kesadaran bersama, diharapkan program ini dapat memberikan hasil positif dalam menurunkan angka stunting di Barito Timur dan menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif di masa depan,” ujarnya. (BOLE MALO/R)


TAGS:

Berita Terbaru