Aplikasi Pilkada / Software Pilkada Terbaik Untuk memenangkan Pilkada 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

DPW NasDem Kalteng Ajukan Keberatan Hitungan Suara Situs Web KPU

  • Oleh Marini
  • 21 Februari 2024 - 16:11 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Kalteng mengajukan surat keberatan publikasi data terkait perhitungan suara hasil Pemilu 2024. Nomor surat : 50/SE.1/DPW.NasDem-KTG/III/2024. Pertanggal 19 Februari 2024 yang ditujukan kepada KPU Provinsi Kalteng.

Ketua DPW Partai NasDem Kalteng Faridawaty Darland Atjeh menyebutkan bahwa, pihaknya mengajukan keberatan terhadap publikasi data terkait perhitungan suara Pemilu 2024, yang meliputi Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI dan DPRD kabupaten/kota. 

Ia mengungkapkan bahwa hasil hitungan suara di situs Web https://pemilu2024.kpu.go.id/ yang mana katanya banyak mengalami kesalahan input dalam perhitungan suara. 

"Bahwa kita meminta KPU memperbaiki sirekap nya. Karena berbeda dengan C hasil dan C plano. Di buka saja foto C hasilnya yang di upload di sirekap, beda dengan yang dihitung," katanya, Rabu, 21 Februari 2023.

Dirinya juga menyebutkan, kesalahan data dapat berdampak terhadap kondisi psikologis seseorang, terutama kepada calon peserta Pemilu 2024. Hal ini dikarenakan, jumlah perolehan suara yang dipublikasi berbeda dengan hasil data C yang diperoleh dari data KPPS melalui saksi-saksi perwakilan partai.

"Sirekap itu menyesatkan pikiran yang baca karena pemirsa yang membaca itu rata-rata orang yang tidak punya saksi di TPS/PPK atau pemirsa yg mau mudah dapat informasi," jelasnya.

Ia juga mengutarakan, kalau partai yang punya saksi pegang C hasil. Katanya, paling mudah melihat kesalahan adalah jika menghitung jumlah suara semua caleg dan partai lebih banyak melebihi jumlah maksimum pemilih di TPS. 

"Lalu juga berbeda jumlah dengan total yang dibuat mesin," bebernya. Katanya hal ini bisa berdampak psikologis caleg-caleg dan juga masyarakat. Ia menuturkan, jangan sampai publik menyakini suatu kesalahan sebagai suatu kebenaran.

"Kami tetap berpegang kepada hitung data manual yg dilakukan sesuai C hasil dan C plano. Khusus NasDem kami jaga dan kami perhatikan betul suara partai kami," tegasnya.

Dirinya juga mengingatkan penyelenggara agar menjaga kondusifitas pada saat ini dengan tidak menanyakan data yang belum disesuaikan atau diperbaiki sesuai aslinya.

"Suara kalau naik itu wajar karena ada penambahan data dari TPS yang belum ter input, tapi kalau suara yang sudah naik lalu tiba-tiba berkurang itu kan aneh. Jadi, perbaiki dulu baru publish. Perbaiki bukan merubah tapi sesuai dengan C1 atau C hasil yang sah," tandasnya. (MARINI/R)


TAGS:

Berita Terbaru