Aplikasi Pilkada / Software Pilkada Terbaik Untuk memenangkan Pilkada 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Warga Barito Timur Antusias Beli Beras di Pasar Penyeimbang

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 22 Februari 2024 - 21:10 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Warga Barito Timur sangat antusias membeli beras dengan harga dasar dari Perum Bulog yang dijual pada pasar penyeimbang di Halaman Kantor Bupati Barito Timur, Kamis, 22 Februari 2024.

Antusiasme warga terlihat dari antrean panjang yang terbentuk sebelum pasar penyeimbang dimulai pukul 09.00 WIB. Pasar tersebut digelar Pemkab Barito Timur dan Perum Bulog Cabang Buntok. 

Pasar penyeimbang ini terbuka bagi masyarakat umum, anggota TNI, Polri dan PNS. Namun, setiap keluarga dibatasi hanya boleh membeli maksimum 10 kilogram atau dua kantong beras.

Pantauan Borneonews hingga pukul 12.00 WIB antrian masih cukup panjang. Semua warga yang mengantri terlebih dahulu melakukan pendaftaran yang dilayani oleh DisdagkopUKM Barito Timur kemudian menunggu namanya dipanggil.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut, Pj Bupati Barito Timur, Indra Gunawan mengatakan, pasar penyeimbang itu merupakan upaya pemerintah daerah agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan keluarga dengan harga yang murah.

"Kita sudah mengetahui akhir-akhir ini harga beras bahan pokok naik ada yang Rp16.000, Rp17.000 dan Rp18.000, menurut kami sebagai masyarakat itu berat untuk menutupi kebutuhan keluarga di rumah, oleh sebab itu kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa pada pagi hari ini kita dapat mengadakan pasar penyeimbang yang tentunya kita didukung oleh Pemprov Kalimantan Tengah," ujarnya.

Menurutnya pasar penyeimbang sudah beberapa kali diadakan di kecamatan lain dan pada hari ini dilakukan di Kecamatan Dusun Timur.

"Ini adalah awal untuk memberikan fasilitas harga beras, nanti bertambah minyak goreng dan lain sebagainya," kata Pj Bupati.

Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog Cabang Buntok Sutaryo menjelaskan, kegiatan pasar penyeimbang adalah inisiatif Pemkab Barito Timur dan DKP Provinsi Kalteng bekerja sama dengan Perum Bulog.

“Yang dijual beras untuk sementara ini sebanyak 7 ton beras SPHP dengan harga Rp55.000 per 5 kilogram dan beras premium subsidi dari DKP Provinsi Kalteng 3,5 ton yang dijual dengan harga Rp60.000 per 5 kilogram," terangnya. (BOLE MALO/Y)

Berita Terbaru