Aplikasi Kawal Pilkada dan Manajemen Relawan

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pemkab Lamandau Rapat Koordinsi Inflasi Bersama Kemendagri

  • Oleh Hendi Nurfalah
  • 01 Maret 2024 - 15:20 WIB

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Sekretaris Daerah Kabupaten Lamandau Muhamad Irwansyah mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin  Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang diwakilkan oleh Inspektur Jenderal  (Irjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir secara virtual, Jumat, 1 Maret 2024.

Dalam arahannya, Tomsi Tohir Balaw, saat memimpin rapat menjelaskan, jika melihat posisi indeks perkembangan harga yang terjadi utamanya terkait harga komoditas beras, minyak goreng dan harga cabe, maka para kepala daerah bersama Forkopimda harus bekerja sama serta berkoordinasi agar dapat mengendalikan inflasi.

“Butuh sinergi bersama antara Kepala Daerah, Forkopimda beserta stakeholder terkait pengendalian harga di daerah masing-masing supaya harga komoditas kebutuhan masyarakat seperti beras tetap stabil,” ucapnya.

Tomsi Tohir juga mengungkapkan sejumlah daerah baik itu provinsi maupun kabupaten/kota memiliki Indeks Perkembangan Harga (IPH) tinggi.

Usai melaksanakan Rakor bersama Kemdagri, Sekda Lamandau Muhamad Irwansyah mengaku akan melakukan intervensi dan langkah upaya dalam percepatan pengendalian inflasi daerah, agar harga barang tidak melonjak seperti cabai, bawang merah, bawang putih dan telur ayam, ini biasanya komoditas barang yang harganya terus naik.

Guna mengatasi hal tersebut Pemkab setempat akan melakukan upaya percepatan pengendalian inflasi daerah yakni melakukan operasi pasar di setiap kecamatan di Kabupaten Lamandau.

“Operasi pasar ini akan rutin kita lakukan di setiap kecamatan bersama instansi terkait dan instansi vertikal, dengan demikian inflasi dapat kita kendalikan, operasi pasar ini juga kita lakukan dalam rangka menghadapi bulan puasa ramadan dan hari raya Idulfitri, karena dalam fase ini biasanya harga barang naik,” bebernya. (HENDI NURFALAH/H)

Berita Terbaru