Aplikasi Pilkada / Software Pilkada Terbaik Untuk memenangkan Pilkada 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Kepala MIN 5 Palangka Raya Ikuti Sosialisasi Juknis BOS 2024

  • Oleh Testi Priscilla
  • 05 Maret 2024 - 18:30 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri atau MIN 5 Kota Palangka Raya Muhamad Asran Dirun mengikuti sosialisasi petunjuk teknis penggunaan dana Biaya Operasional Sekolah atau BOS 2024, yang digagas Kantor Kementerian Agama Kota Palangka Raya di aula MTsN 1 Palangka Raya.

Dalam paparannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palangka Raya, H Nur Widiantoro melalui Kasi Pendidikan Madrasah, H Supiani HK mengatakan bahwa Kepala Madrasah sebagai penanggung jawab terhadap penggunaan dana BOS di madrasahnya.

"Ada beberapa hal yang tidak boleh dibelanjakan dalam penggunaan dana BOS," kata Supiani, seperti dalam rilis yang dikirimkan MIN 5 Palangka Raya pada Selasa, 5 Maret 2024.

Seperti membayar honor bagi guru PNS, lanjutnya, membayar honor tenaga kependidikan yang sudah menerima honor rutin dari madrasah, kegiatan penilaian tengah semester, penilaian harian, nara sumber dari dalam madrasah dan kemenag, honor koreksi ujian, honor penyusunan soal PAS, operator ASN, dan pembangunan ruang kelas baru.

"Di samping itu dana BOS juga dilarang disimpan untuk dibungakan, disimpan di rekening pribadi, dipinjamkan kepada pihak lain, membeli saham, membiayai upacara peringatan hari besar Islam dan nasional," terang Supiani.

Sementara pengawas madrasah, H Rumaidi menekankan pada validitas data penerima BOS melalui Education Management Information System atau EMIS dan pengisian Evaluasi Diri Madrasah atau EDM serta elektronik Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah atau eRKAM.

"Dalam pengisian EDM eRKAM madrasah harus memberdayakan tim pengembang/ penjamin mutu madrasah. Semua aspek yang dinilai harus disesuaikan dengan keadaan di lapangan," ujar Rumaidi.

Dalam pengelolaan dana BOS madrasah juga harus melibatkan komite dan pengawas madrasah.

"Agar penggunaan dana BOS bisa transparan dan bisa dipertanggungjawabkan," pungkasnya.

Sosialisasi petunjuk teknis penggunaan dana BOS ini dilaksanakan satu hari penuh dan diikuti semua kepala Madrasah Ibtidaiyah dan bendahara BOS baik pada madrasah negeri maupun madrasah swasta se-Kota Palangka Raya. (TESTI PRISCILLA/H)

Berita Terbaru