Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Sidoarjo Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Baru Tiga Hari Razia 341 Kendaraan Terjaring dalam Operasi Patuh

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 20 Mei 2016 - 21:30 WIB

BORNEONEWS, Kotawaringin Timur - Operasi Patuh yang berlangsung sejak Senin (16/5/2016) , Satuan Polisi Lalulintas (Polantas) Polres Kotawaringin Timur (Kotim) berhasil menjaring 341 kendaraan. Operasi patuh ini akan terus berlanjut hingga 29 mei mendatang.

'Dalam tiga hari ini sudah ada 341 kendaraan yang terjaring razia, dan sudah ditahan di markas Satlantas,' ujar Kasatlantas Polres Kotim AKP Boni Arifianto, Jumat (20/5/2016).

Razia yang dilakukan selalu berbeda tempat, dan waktu yang tidak ditentukan. Lokasinya juga tidak hanya di dalam kota, namun di sejumlah jalan yang mengarah keluar daerah Kotim ini. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi angka kecelakaan dan juga memberikan efek jera kepada pengguna jalan yang memiliki kendaraan, agar selalu memperhatikan keselamatan berkendara dan juga memiliki kelengkapan surat kendaraan.

Dari 341 kendaraan tersebut, pelanggaran didominasi oleh kendaraan roda dua atau sepeda motor yang jumlahnya mencapai 248 buah. Sementara untuk kendaraan roda empat petugas berhasil menjaring sebanyak 60 kendaraan. Dan roda 6 sebanyak 33 kendaraan. 

Dengan banyaknya hasil penjaringan selama tiga hari operasi patuh berlangsung, menandakan masih banyak masyarakat yang tidak patuh terhadap aturan berlalulintas. Mereka terkesan sembarangan dalam mengendarai motor, mobil, maupun truk. Banyak dari pengedara yang tidak memperdulikan akibat dari sembarangan atau tidak mentaati aturan berlalu lintas.

Sementara operasi patuh yang dilaksanakan serentak se indonesia ini, akan terus berlanjut hingga (29/5/2016) mendatang. Diharapkan dengan adanya operasi ini masyarakat dapat semakin sadar untuk tertib berlalulintas dan patuh terhadap aturan serta ketentuan lalulintas. Hingga nantinya jumlah kendaraan yang terjaring razia dapat menurun. Dan yang pasti tujuan utamnya angka kecelakaan juga menurun drastis.  (MH/N)

Berita Terbaru