Hasil Tangkapan Ikan Nelayan Pesisir Kembali Menurun

  • Oleh Parnen
  • 22 Mei 2016 - 11:15 WIB

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Warga Kuala Pembuang yang tinggal di pinggiran Sungai Seruyan, khususnya warga Desa Sungai Udang, Kecamatan Seruyan Hilir, yang 75% penduduknya mayoritas sebagai nelayan tradisional, mengeluhkan hasil tangkapan ikan atau udang yang menurun drastis.

Muhidin, 49, nelayan Desa Sungai Udang mengatakan, saat ini para nelayan kebanyakan mengeluhkan hasil tangkapan yang mengalami penurunan jika dibandingkan pada beberapa waktu sebelumnya. 

“Paling penghasilan dari hasil tangkapan yang diperoleh saat ini kebanyakan cuma bisa buat mengembalikan biaya ongkos beli minyaknya saja. Selebihnya hanya cukup buat makan keluarga,” kata Muhidin kepada Borneonews, di Pangkalan Pendaratan Ikan Kuala Pembuang, Minggu (22/5/2016) pagi.

Menurunnya hasil tangkapan para nelayan ini, kata dia, lebih karena tingginya gelombang laut yang diserta angin kencang. Ini membuat sebagaian besar nelayan tidak berani melaut.

“Kalau pun berangkat, kami hanya mencari posisi atau lokasi yang aman untuk mendapatkan tangkapan ikan. Itulah sebabnya hasil tangkapan dalam beberapa pekan terakhir ini mengalami penurunan,” ungkapnya. 

Mahmud, 38, nelayan lainnya mengatakan, sejak masih tingginya gelombang laut, sebagian di antara para nelayan justru beralih profesi dengan mencari pekerjaan lain hingga cuaca dan gelombang laut kembali normal.

“Ada para nelayan yang terpaksa harus bekerja sampingan karena tuntutan kebutuhan ekonomi keluarga, sembari menunggu cuaca di laut kembali teduh,” kata Mahmud. (PARNEN/m)

Berita Terbaru