Aplikasi Pilkada / Software Pilkada Terbaik Untuk memenangkan Pilkada 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Usaha Kue Kering Rumahan di Sampit Raup Untung Puluhan Juta saat Ramadan

  • Oleh Dewi Patmalasari
  • 31 Maret 2024 - 19:00 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Usaha kue kering rumahan di Sampit meraup untung puluhan juta saat bulan suci Ramadan 1445 Hijriah. Salah satu kesibukan terlihat di rumah produksi Natasya Cake, Jalan Metrotv, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

"Alhamdulillah setiap tahun pesanan kue saat lebaran terus meningkat. Kalau ramai seperti ini omset kami kurang lebih Rp 50 juta," kata pemilik Natasya Cake Sri Ratna Cahyani, Minggu, 31 Maret 2024.

Dirinya menjual 12 macam kue kering yaitu nastar, sagu keju, kastangel keju, coco crunch, red velvet, semprit mawar, vanila coklat, lidah kucing ori, lidah kucing rainbow, kue kacang, putri salju, dan kue kering cokelat mede.

Aneka kue kering tersebut dijual dengan kemasan toples 250 gram mulai harga Rp 40 ribu, kemasan toples 500 gram mulai harga Rp 75 ribu, dan kemasan mika curah mulai harga Rp 100 ribu. Juga tersedia dalam paket hampers mulai harga Rp 135 ribu berisi 3 toples kue kering kemasan 250 gram.

Ia mengaku kewalahan menerima pesanan kue kering bulan Ramadan. Usaha yang sehari-hari menjual kue ulang tahun dan kue potong tersebut telah memproduksi ratusan toples kue kering dan ratusan kilogram kue kering dalam mika.

"Kami produksi kue kering sejak awal Ramadan dan setiap hari alhamdulillah pesanan terus bertambah. Bahkan pesanan membludak hingga 80 persen dari hari biasa," ujarnya.

Untuk memenuhi pesanan yang meningkat signifikan, dirinya menambah karyawan 5 orang dari tetangga sekitar.

Lanjutnya, peminat kue kering buatannya tidak hanya pelanggan lama. Kekuatan sosial media membuat usaha kue yang dirintis 9 tahun lalu tersebut semakin banyak dikenal meskipun bertempat di pinggir kota.

"Kami juga ada reseller, bahkan kemarin ada pelanggan dari luar Pangkalan Bun membeli kue kering kami," imbuhnya. 

Selain produksi kue kering, Natasya Cake juga melayani pesanan parsel lebaran yang dibuat sesuai budget pelanggan pada momen Ramadan ini.

Dirinya berencana menutup pesanan kue kering H-7 lebaran dan akan fokus produksi aneka cake, bolu gulung dan kue potong. Aneka kue tersebut sangat diminati masyarakat untuk hampers lebaran dan sajian hari Raya Idulfitri.

Sebagai informasi, Natasya Cake dirintis Ratna bersama suaminya pada tahun 2015. Sepasang suami istri tersebut memiliki pengalaman bekerja di toko kue, sehingga memutuskan merintis usaha kue sendiri setelah tidak lagi bekerja di tempat tersebut.

Selama ini, Natasya Cake hanya menjual kue kering pada momen Ramadan dan menjelang Idulfitri. Sementara, sehari-hari mereka menjual kue ulang tahun, kue potong, dan bolu gulung sesuai pesanan. Natasya Cake menitipkan kue di salah satu swalayan di Sampit dan berjualan online melalui sosial media. (DEWI PATMALASARI/Y)

Berita Terbaru