Suara Rakyat Kalimantan
www.borneonews.co.id
 

Pemkab Akan Bubarkan Pasar Dadakan

Ilustrasi pedagang sayur-mayur di Kota Sampit, Kotawaringin Timur. Pemkab Kotim akan menertibkan pasar dadakan, karena mengganggu omset pedagang di pasar. BORNEONEWS/DOK
Ilustrasi pedagang sayur-mayur di Kota Sampit, Kotawaringin Timur. Pemkab Kotim akan menertibkan pasar dadakan, karena mengganggu omset pedagang di pasar. BORNEONEWS/DOK

BORNEONEWS, Kotim - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur akan menertibkan, atau bersikap tegas membubarkan pasar dadakan yang kian menjamur di daerah itu. Pedagang di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) menyampaikan keluhan pada Bupati Kotim Supian Hadi saat melakukan sidak (inspeksi mendadak) harga sembako, Rabu (25/5/2016).

"Kami akan melakukan penertiban keberadaan pasar dadakan. Kami mendapat intruksi, agar membuat surat kepada camat, RT, RW se Kotim. Surat tersebut menghimbau agar instansi terkait tidak memberikan izin terhadap keberadaan pasar dadakan," ungkap Kabag Ekonomi Pemda Kotim, Wim RK Benung , Kamis (26/5/2016).

Sejauh ini intruksi untuk camat dan pemerintah desa masih dalam proses. Namun demikian, keberadaan pasar dadakan tersebut segera ditertibkan.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kotim, Rihel menegaskan, pihaknya akan membubarkan aktivitas di pasar dadakan, apabila tidak mengindahkan intruksi dinas terkait. "Tugas kami ini kan polisi menindak tegas aktivitas yang melanggar aturan perda dan instruksi bupati."

Sebelumnya, pedagang di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, resah dengan maraknya keberadaan pasar kaget di tengah-tengah masyarakat. Keberadaan pasar dadakan terus dikeluhkan pedagang di pasar-pasar tradisional seperti PPM dan Pasar Ikan Mentaya, lantaran sepinya pembeli karena beralih ke pasar dadakan. Akibatnya, omset pedagang di pasar itu berkurang.

"Semenjak makin banyaknya pasar kaget, Pasar Ikan Mentaya, dan Pusat Perbelanjaan Mentaya makin sepi dari pembeli, bayangkan saja sekarang tiap perumahan pasti ada pasar Kaget, kalau gak pagi, sore pasti ada itu. Sehingga daya beli masyarakat tiap hari menurun," ungkap Ebi, seorang pedagang di PPM Sampit. (RAFIUDIN/N).

Berita Terkait

Disperindagsar Kotawaringin Timur Gandeng Satpol PP Tertibkan Pasar Dadakan

Disperindagsar Kotawaringin Timur Gandeng Satpol PP Tertibkan Pasar Dadakan

bornoenews, sampit - dinas perindustrian perdagangan dan pasar (disperindagsar) kabupaten
Pemkab Kotawaringin Timur Jangan Asal Basmi Pasar Kaget

Pemkab Kotawaringin Timur Jangan Asal Basmi Pasar Kaget

sampit - keberadaan pasar kaget atau pasar dadakan di
Pemkab Fasilitasi Pedagang Dadakan Agar Menempati Pasar Resmi

Pemkab Fasilitasi Pedagang Dadakan Agar Menempati Pasar Resmi

sampit - pemerintah kabupaten kotawaringin timur siap menampung para pedagang
Pasar Dadakan Jangan Ditertibkan, Tetapi Dibina

Pasar Dadakan Jangan Ditertibkan, Tetapi Dibina

sampit - di kota sampit, kabupaten kotawaringin timur kini
Pemkab Kotawaringin Timur Tetap Tertibkan Pasar Dadakan Meski Ada Penolakan

Pemkab Kotawaringin Timur Tetap Tertibkan Pasar Dadakan Meski Ada Penolakan

kotim - pemerintah kabupaten kotawaringin timur (pemkab kotim) akan tetap
Pasar Dadakan di Sampit Harus Didata dan Ditata

Pasar Dadakan di Sampit Harus Didata dan Ditata

sampit - keberadaan pasar dadakan yang menjamur di kota
Pemkab Kotawaringin Timur Sterilkan Taman Kota Selama Ramadan

Pemkab Kotawaringin Timur Sterilkan Taman Kota Selama Ramadan

sampit - pemerintah kabupaten kotawaringin timur berencana mensterilkan taman
Pedagang Pelita Hulu Enggan Direlokasi

Pedagang Pelita Hulu Enggan Direlokasi

rencana pemkab murung raya (mura) untuk merelokasi sementara eks pedagang
Pemkab Kotawaringin Timur Diminta Serius Tangani Kebakaran Pasar Tumbang Sangai

Pemkab Kotawaringin Timur Diminta Serius Tangani Kebakaran Pasar Tumbang Sangai

kotim - dprd kotawaringin timur meminta pemerintah kabupaten kotawaringin
Warga Minta Pemkab Barut Tertibkan Pedagang di Bahu Jalan

Warga Minta Pemkab Barut Tertibkan Pedagang di Bahu Jalan

muara teweh - warga rt 03, kelurahan melayu, kecamatan