Suara Rakyat Kalimantan
www.borneonews.co.id
 

Nunggak Pembayaran Warga Tutup Paksa PT KIU

Puluhan anggota koperasi yang bermitra dengan PT KIU (Makin Group) menutup aktivitas pabrik dengan membentangkan spanduk, Kamis (26/5/2016). BORNEONEWS/RAFIUDIN
Puluhan anggota koperasi yang bermitra dengan PT KIU (Makin Group) menutup aktivitas pabrik dengan membentangkan spanduk, Kamis (26/5/2016). BORNEONEWS/RAFIUDIN

BORNEONEWS, Kotim - Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit (PPKS) PT Katingan Indah Utama (KIU), Makin Group ditutup paksa sekelompok warga. Pabrik di Desa Bejarau, Kecamatan Parenggean, Kotawaringin Timur itu, ditutup anggota koperasi yang bekerjasama dengan perusahaan, karena menunggak Pembayaran Sisa Hasil Kebun.

Penutupan ini terpaksa dilakukan, akibat tersendatnya pembayaran SHK (Sisa Hasil Kebun) PT KIU selama 3 bulan, sejak Maret 2016. Penutupan PPKS dan pemasangan spanduk tuntutan tentang SHK ini berlangsung selama kurang lebih 4 jam, Kamis (26/5/2016).

“Kami terpaksa menutup sementara aktivitas pabrik PT KIU karena pihak perusahaan belum membayar tunggakan SHK selama tiga bulan,” kata Iryadi, selaku Badan Pengawas Koperasi Baampah kepada wartawan, Kamis (26/5/2016).

Akibat penutupan ini, aktivitas perusahaan terutama pada pengiriman buah kelapa sawit akhirnya menjadi terganggu. Pasalnya, truk pengangkut buah kelapa sawit tidak diizinkan masuk pabrik dan terpaksa harus parkir di luar.

Dari isi permintaan para anggota koperasi setempat, penutupan pabrik rencananya akan terus dilakukan hingga pihak perusahaan bersedia membayar tunggakan SHK dan perusahaan tidak lagi telat membayar.

Tidak hanya itu, para anggota koperasi yang tergabung dari 10 Koperasi ini, mengancam akan menghentikan kerjasama dengan PT KIU dan akan mengelola sendiri kebun-kebun sawit milik mereka.

“Sejauh ini tidak ada penjelasan dari pihak perusahaan mengenai keterlambatan pembayaran SHK koperasi. Padahal, kami sudah melayangkan surat untuk mediasi dengan pihak perusahaan ke Pemkab Kotim dan ditembuskan ke bupati serta instasi terkait, namun hasilnya nihil. Kami akan terus perjuangkan hak anggota koperasi, sampai SHK koperasi benar-benar dibayarkan,” ungkap Iryadi.

Ketua Koperasi Baampah , Jumri mengaku permasalahan keterlambatan SHK bukan pertama kali dilakukan pihak perusahaan. Masalah itu sudah berulang kali, sehingga berjujung pada penutupan aktivitas pabrik dilakukan oleh 10 koperasi yang bekerjasama dengan PT KIU. (RAFIUDIN/N).

Berita Terkait

SHK Nunggak Tiga Bulan, Pabrik PT KIU Ditutup Anggota Koperasi

SHK Nunggak Tiga Bulan, Pabrik PT KIU Ditutup Anggota Koperasi

borneonews- parenggean:  pabrik pengolahan kelapa sawit (ppks) milik pt katingan
60 Persen Pengendara Nunggak Pajak, Pemerintah Rugi Miliaran

60 Persen Pengendara Nunggak Pajak, Pemerintah Rugi Miliaran

borneonews-palangka raya:  kesadaran masyarakat untuk wajib pajak khususnya terkait kepemilikan
Ratusan Warga Desa Tutup Pabrik Sawit PT BUM

Ratusan Warga Desa Tutup Pabrik Sawit PT BUM

sedikitnya 300 warga desa tumbang kalang, kecamatan antang kalang, kotawaringin timur, kalimantan tengah menutup pabrik pengolahan kelapa sawit milik pt bangkitgiat usaha mandiri (bum). “penutupan pabrik pks milik pt bum tersebut menyusul tidak dipenuhinya tuntutan warga desa,” kata tokoh masyarakat desa tumbang kalang, hardi p hadi kepada wartawan di sampit,
Puluhan Anggota Koperasi Demo ke DPRD Kalteng

Puluhan Anggota Koperasi Demo ke DPRD Kalteng

palangka raya - sejumlah anggota koperasi omang sabar desa
Dua Koperasi Maju ke Lomba Tingkat Provinsi

Dua Koperasi Maju ke Lomba Tingkat Provinsi

pemerintah kota palangka raya, melalui dinas koperasi, perindustrian dan perdagangan
Satpol PP Ancam Tutup Paksa THM Beroperasi Saat Ramadan di Katingan

Satpol PP Ancam Tutup Paksa THM Beroperasi Saat Ramadan di Katingan

kasongan - satuan polisi pamong praja (satpol pp) kabupaten katingan
Gusti Gelombang Tuding Dinas Koperasi Lakukan Pembiaran

Gusti Gelombang Tuding Dinas Koperasi Lakukan Pembiaran

pangkalan bun - gusti gelombang, ketua koperasi kompak maju
2.326 Karyawan Makin Group di Kotim Dirumahkan

2.326 Karyawan Makin Group di Kotim Dirumahkan

kotim - sedikitnya 2.326 orang karyawan makin group di
Pengurus Koperasi Dilatih Buat Lpj

Pengurus Koperasi Dilatih Buat Lpj

dinas koperasi dan usa­ha mikro, kecil­ dan menengah pro­vinsi kalimantan
181 Koperasi di Kobar Masuk Kategori ‘Sakit’

181 Koperasi di Kobar Masuk Kategori ‘Sakit’

keberadaan koperasi wajib memberi manfaat bagi masyarakat, terutama bagi anggotanya.