Aplikasi Pilkada / Software Pilkada Terbaik Untuk memenangkan Pilkada 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Lestarikan Budaya Lampau Melalui Lomba Balogo

  • Oleh Marini
  • 21 Mei 2024 - 23:10 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Permainan Balogo selalu dimainkan bahkan dipertandingkan pada beberapa festival kebudayaan di seluruh Kalimantan termasuk Kalimantan Tengah (Kalteng). 

Dengan diadakannya lomba Balogo, diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian melestarikan nilai-nilai tradisi warisan masa lampau di tengah-tengah kehidupan masyarakat. 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng Adiah Chandra Sari, mengatakan, Balogo menjadi tradisi yang kerap dimainkan secara musiman yaitu ketika menyambut musim panen dan upacara Tiwah.

Balogo dimainkan di atas lapangan beraspal/tanah, tiga keping tempurung ditancapkan di tanah, masing-masing berjarak sekitar 15 m, 20 m, dan 25 m dari garis awal. 

Saat bermain Balogo, pemain harus dibantu dengan sebuah alat yang disebut panapak atau campa dengan ukuran kurang lebih 50 cm, Fungsi panapak ini adalah untuk mendorong logo (tempurung kelapa berbentuk segitiga) agar bisa meluncur dan merobohkan logo pihak lawan yang dipasang saat bermain.

"Lomba permainan Balogo dinilai oleh para juri, dengan peserta berasal dari pelajar, masyarakat dari masing-masing kabupaten/kota se Kalimantan Tengah," jelasnya. (MARINI/H)

Berita Terbaru