Aplikasi Pilkada / Software Pilkada Terbaik Untuk memenangkan Pilkada 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Prediksi Cuaca Kalteng Masuk Zona Bahaya

  • Oleh Marini
  • 22 Mei 2024 - 06:00 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya Agung Sudiono Abadi memberikan informasi bahwa prediksi cuaca diwilayah Kalteng masuk zona bahaya.

Hal ini katanya, sejak dikeluarkan ketika salah satu parameter cuaca melebihi ambang batas tertentu dan dapat menyebabkan cuaca yang signifikan.

"Faktor yang dipertimbangkan adalah bahaya dan kerentanan, informasi tersebut terdiri dari kemungkinan kejadian cuaca signifikan secara numerik dan informasi dikeluarkan secara rutin misalnya per 3 (tiga) jam, harian dan lain-lain," katanya, Senin, 21 Mei 2024.

Dijelaskan pula, untuk prakiraan berbasis dampak dikeluarkan ketika salah satu parameter cuaca melebihi ambang batas tertentu dan dapat menyebabkan cuaca yang signifikan, faktor yang dipertimbangkan adalah bahaya, kerentanan dan keterpaparan. 

"Informasi tersebut terdiri dari kemungkinan kejadian cuaca signifikan secara numerik, potensi dampak dan respon/tindakan yang perlu dilakukan, informasi yang dikeluarkan secara rutin namun ketika cuaca signifikan terjadi bahkan memburuk dan prakiraan dibuat sesering yang diperlukan," jelasnya.

Katanya, tujuan Prakiraan Cuaca Berbasis Dampak / Impact Based Forecast (IBF) ini yakni merupakan pendekatan baru dalam penerapan prediksi cuaca yang berbasis dampak yang dihasilkan dari perubahan cuaca dan iklim. 

"Tidak hanya memberikan infomasi tentang perubahan cuaca, tetapi juga memberikan informasi tentang dampak yangakan terjadi pada masyarakat dan lingkungan dan memberikan informasi yang lebih relevan dan berguna bagi pengambilan keputusan khususnya dalam hal mitigasi bencana alam dan meteorologi," bebernya. 

Tambahnya, pihaknya dengan BMKG akan berkolaborasi cepat, tepat, kompak, kooperatif dan satu kesatuan dalam memberikan infomasi secara berkelanjutan, sehingga keselamatan masyarakat menjadi prioritas bersama. (MARINI/H)

Berita Terbaru