Aplikasi Pilkada / Software Pilkada Terbaik Untuk memenangkan Pilkada 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pengabdian Kemitraan Internasional Tanam Pohon untuk Dimanfaatkan Masyarakat Objek Wisata

  • Oleh Testi Priscilla
  • 23 Mei 2024 - 21:30 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pengabdian Kemitraan Internasional yang dilaksanakan oleh Prof Rahmawaty sebagai Ketua Tim, bersama Prof R Hamdani Harahap dan Dr T Alief Aththorick sebagai anggota di Dusun Pamah Simelir, Kabupaten Langkat salah satunya dengan menanam pohin yang nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar objek wisata tersebut.

"Tim pengabdian melakukan penanaman beberapa bibit di sekitar kawasan hutan bambu ini, bertujuan agar lahan-lahan yang kosong nantinya bisa diisi oleh pepohonan yang memiliki banyak manfaatnya bagi kelompok-kelompok disana," kata Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Profesor Rahmawaty dalam rilisnya pada Kamis, 23 Mei 2024.

Pengabdian Kemitraan Internasional ini menurut Prof Rahmawaty merupakan suatu kegiatan yang bertujuan untuk membantu Komunitas Bambu Lestari untuk meningkatkan kapasitas bambu disana.

"Karena seperti yang sudah kami lihat secara langsung, kapasitas bambu yang sudah dijaga oleh anggota kelompok disana semakin menipis karena semakin banyaknya hasil hutan yang dibutuhkan," tutur Prof Rahmawaty lagi.

Disana, lanjutnya, tim juga melakukan wawancara kepada beberapa anggota Kelompok Komunitas Bambu Lestari yang bertujuan untuk mengetahui dari identitas responden, kondisi sosial ekonomi, pengalaman pendidikan, dan lain-lain.

"Para pekerja di sana rata-rata hanya berpendidikan sampai tamat SMP saja karena ada beberapa faktor mereka tidak bisa lanjut bersekolah," tuturnya lagi.

Dalam kawasan Komunitas Bambu Lestari ini juga masih minim sarana dan prasarana yang disediakan, karena kebanyakan masyarakat di sana hanya berpenghasilan rendah dengan menjual bambu mentahnya saja.

"Kelompok ini juga berharap kedepannya mendapatkan bantuan atau donasi dari beberapa pihak seperti pihak pemerintah maupun swasta. Tim pengabdian juga melakukan penanaman beberapa bibit di sekitar kawasan hutan bambu ini yang dengan tujuan agar lahan-lahan yang kosong nantinya bisa diisi oleh pepohonan yang memiliki banyak manfaatnya bagi kelompok-kelompok disana," jelasnya.

Komunitas Bambu Lestari dibentuk sejak tahun 1980an ketika pohon bambu pada kawasan itu masih sangat lebat dan banyak.

"Hanya saja kegiatan masyarakat sana meningkat sehingga permintaan hasil hutan pun terpangkas juga," terang Prof Rahmawaty.

Berita Terbaru