Aplikasi Pilkada / Software Pilkada Terbaik Untuk memenangkan Pilkada 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Militer Korsel Deteksi Sinyal Korut Luncurkan Satelit Pengintai

  • Oleh ANTARA
  • 25 Mei 2024 - 11:20 WIB

BORNEONEWS, Seoul - Militer Korea Selatan mendeteksi dugaan tanda-tanda Korea Utara sedang bersiap meluncurkan satelit pengintai militer, menurut keterangan pejabat militer Korsel pada Jumat.

Pada Desember, Pyongyang menyatakan tekad untuk meluncurkan tiga satelit mata-mata lagi tahun ini, sebulan setelah berhasil menempatkan satelit pertamanya ke orbit.

Sementara pada awal tahun ini, Menteri Pertahanan Korsel Shin Won-sik mengatakan kepada wartawan bahwa satelit mata-mata Malligyong-1 milik Korut tampaknya mengorbit Bumi tanpa aktivitas.

Tanda-tanda persiapan peluncuran satelit mata-mata militer Korut, menurut pejabat tersebut, terdeteksi baru-baru ini di wilayah Tongchang-ri. 

"Otoritas intelijen Korea Selatan dan Amerika Serikat terus memantau dan melacak aktivitas terkait,” kata pejabat itu, yang melekat pada Kepala Staf Gabungan militer Korsel. 

Korea Utara melakukan ketiga peluncuran satelitnya pada tahun lalu dari stasiun peluncuran satelit milik mereka di provinsi barat laut Pyongan Utara, Tongchang-ri.

Meskipun militer terus-menerus mendeteksi aktivitas personel, kendaraan, dan peralatan di lokasi peluncuran, skalanya tampaknya semakin besar akhir-akhir ini.

Peralatan yang digunakan untuk mengukur dan menilai lintasan peluncuran roket luar angkasa dikatakan telah terdeteksi di lokasi tersebut.

Militer Korsel saat ini memperkuat pengawasan dan pemantauan di wilayah tersebut, yang diiringi dengan persiapan untuk mencegat kendaraan peluncuran Korea Utara jika memasuki wilayah udara Korea Selatan, kata pejabat tersebut.

Jika Korea Utara tetap melanjutkan peluncurannya, mereka kemungkinan akan memberi tahu Jepang mengenai jadwalnya seperti yang dilakukan sebelum ketiga peluncuran satelitnya tahun lalu, ujar sang pejabat.

Dugaan persiapan tersebut muncul saat para pemimpin Korea Selatan, China, dan Jepang akan mengadakan pertemuan puncak trilateral di Seoul pada Senin (27/5) untuk pertama kalinya dalam 4,5 tahun.

Berita Terbaru