Aplikasi Pilkada / Software Pilkada Terbaik Untuk memenangkan Pilkada 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Polda Kalteng Nyatakan Hoaks Informasi Begal di Depag Kasongan

  • Oleh Pathur Rahman
  • 27 Mei 2024 - 12:30 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berusia 30 tahun asal Palangka Raya, Kalimantan Tengah, telah menyebarkan informasi hoaks terkait adanya aksi begal di jalan.

Hal ini terjadi saat IRT tersebut dalam perjalanan pulang bersama suami dan anaknya dari Tumbang Samba setelah melayat orangtua yang meninggal.

Dalam perjalanan pulang, IRT dan suaminya mendengar suara di bagian ban belakang mobil mereka. Suami IRT kemudian berinisiatif untuk memeriksa asal suara tersebut.

Saat diperiksa, ternyata ban mobil mereka terkelupas. Di saat yang bersamaan, seorang pria warga sekitar hendak menghampiri suami IRT. Namun, suami IRT justru bergegas kembali ke mobil dan mengira pria tersebut hendak membegal.

Kondisi tersebut membuat IRT dan suaminya berasumsi bahwa ban mobil mereka terkelupas akibat dilempar oleh terduga pelaku begal.

Kemudian, IRT tersebut membuat status di Facebook dengan akun Meiiske JP Lacando, mengunggah status dengan isi "hati-hati bagi perjalanan arah depak Kasongan arah pendahara ada begal, kami baru kejadian ban mobil kami hancur dilempar pakai alat sampai ban mobil kami penuh kawat, komplotan begalnya pakai motor yang tukang hancurin bannya kesah berdiri di pinggir jalan kd pakai baju".

Setelah diklarifikasi oleh Ketua Tim Virtual Police Bidhumas Polda Kalteng Ipda Shamsuddin atau akrab disapa cak sam, Senin, 27 Mei 2024 ternyata ban mobil IRT tersebut terkelupas karena umur ban mobil yang sudah lama dan tidak diganti.

"Kemudian, IRT tersebut dibina oleh Humas Polda Kalimantan Tengah dan meminta maaf kepada seluruh masyarakat karena telah membuat informasi hoaks," pungkasnya. (PATHUR/H)

Berita Terbaru