Aplikasi Pilkada / Software Pilkada Terbaik Untuk memenangkan Pilkada 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Gubernur Kalteng Ajak Semua Masyarakat Sukseskan Pilkada Serentak 2024

  • Oleh Ramadani
  • 27 Mei 2024 - 21:40 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh - Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran mengatakan, bahwa sebentar lagi akan menghadapi Pemilihan Kepala Daerah Serentak pada 27 November 2024 mendatang.

“Saya mengajak semua masyarakat di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, mari kita sukseskan Pilkada Serentak 2024 di Kalimantan Tengah, dengan aktif menggunakan hak pilih dan menjaga kondisi kamtibmas agar selalu rukun, aman dan kondusif,” kata Gubernur Kalteng salam sambutan tertulisnya yang disampaikan Pj Sekda, Jufriansyah pada peringatan Hari Jadi ke-67 Provinsi Kalteng, di halaman kantor bupati, Senin, 27 Mei 2024.

Pada kesempatan itu, Gubernur Kalteng juga menekankan kepada segenap aparatur sipil negara (ASN), untuk menjaga netralitas dalam Pilkada Serentak 2024. “Saya berpesan agar seluruh ASN di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah untuk menjaga netralitasnya pada Pilkada Serentak 2024,” tegas H Sugianto Sabran.

Peringatan hari jadi tersebut dirangkai dengan penganugerahan secara simbolis tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya 10, 20, dan 30 tahun, bagi 180 ASN di lingkungan Pemprov Kalteng. 

Menurut Sugianto Sabran, penganugerahan tanda kehormatan tersebut jangan hanya dipandang sebagai kegiatan seremonial belaka, namun hendaknya dapat dijadikan momentum untuk meningkatkan kecakapan, pelayanan, pengabdian, dan prestasi kerja ASN kepada masyarakat, daerah, bangsa, dan negara.

Pada kesempatan itu, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran melalui Pj Sekda Jufriansyah mengatakan, momen peringatan hari jadi ini terasa semakin spesial, karena juga dilaksanakan di 14 kabupaten/kota se-Kalteng. Di Kabupaten Barito Utara, pelaksanaanya di rangkai dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-116.

 “Lebih dari seabad lalu, tepatnya pada 20 Mei 1908, lahir organisasi Boedi Oetomo, yang di masa itu telah menumbuhkan bibit bagi cita-cita mewujudkan kemerdekaan indonesia. Hari berdirinya Budi Utomo inilah yang kelak menjadi simbol dari hari kebangkitan nasional yang kita rayakan hari ini,” kata dia.

Dikatakannya, organisasi Boedi Oetomo bermula dari sejumlah dokter dan calon dokter di Batavia yang berkumpul mendirikan suatu organisasi modern. Boedi Oetomo menjadi awal mula tempat orang belajar dan berdebat tentang banyak hal, seperti pentingnya pendidikan barat bagi rakyat hindia belanda serta penyebaran pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang priyayi atau bukan.

Lebih lanjut, Pj Sekda menyampaikan bahwa apa yang telah dirintis Budi Utomo, dilanjutkan oleh banyak organisasi lain. Nasionalisme Jawa Khas Boedi Oetomo diperluas menjadi nasionalisme yang mencakup keseluruhan orang-orang di Hindia Belanda.

“Pendidikan yang hanya ditujukan pada priyayi jawa diperluas menjadi pendidikan untuk seluruh rakyat Bumiputera. Perjuangan memajukan kebudayaan jawa diperluas menjadi perjuangan politik mengusir penjajahan belanda. Perluasan dari cita-cita yang telah ditumbuhkan oleh Boedi Oetomo mencapai titik puncaknya pada Proklamasi Kemerdekaan,” pungkasnya. (RAMADHANI/Y)

 

Berita Terbaru