Aplikasi Pilkada / Software Pilkada Terbaik Untuk memenangkan Pilkada 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Irjen Pol Dedi Prasetyo Bedah Buku Meritokrasi Jabatan Fungsional Wujudkan SDM Unggul

  • Oleh Budi Yulianto
  • 28 Mei 2024 - 23:30 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM), Irjen Pol Dedi Prasetyo meluncurkan Buku Meritokrasi Jabatan Fungsional di Lingkungan Polri untuk mewujudkan SDM unggul. Buku tersebut juga sebagai panduan komprehensif yang mengulas konsep, implementasi dan tantangan meritokrasi dalam jabatan fungsional di lingkungan Polri.

Pada acara bedah buku yang diadakan SDM Polri di Ballroom Sheraton Hotel Jakarta, Selasa, 28 Mei 2024, dalam penulisannya, Irjen Pol Dedi Prasetyo menguraikan dengan jelas bagaimana meritokrasi dapat diterapkan secara efektif dalam meningkatkan kualitas dan kinerja SDM Polri.

“Buku ini juga dapat menjadi panduan dan referensi dalam upaya kita bersama untuk terus memperkuat dan memperbaiki sistem Manajemen Sumber Daya Manusia, khususnya di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia dan umumnya untuk organisasi pemerintah lainnya, organisasi swasta dan seluruh stakeholder,” kata Dedi Prasetyo saat diskusi Bedah Buku Mi sebagaimana siaran pers yang diterima borneonews.

“Bahkan, buku ini juga menjadi wujud nyata dari komitmen Polri untuk terus berinovasi dan memperbaiki diri dalam rangka mewujudkan organisasi yang profesional, akuntabel dan terpercaya,” tambahnya.

Dia menuturkan, meritokrasi adalah sebuah prinsip yang menekankan bahwa penilaian dan penghargaan terhadap individu harus didasarkan pada kemampuan, kinerja dan prestasi.

Dalam konteks Polri, penerapan meritokrasi adalah langkah penting untuk memastikan bahwa setiap anggota memiliki kesempatan yang adil untuk berkembang dan meraih posisi sesuai dengan kompetensi. Buku ini, lanjut dia, memberikan panduan yang komprehensif tentang bagaimana prinsip-prinsip meritokrasi dapat diterapkan secara efektif di lingkungan Polri.

Prof Albertus Wahyurudhanto memberikan apresiasi kepada As SDM Polri yang telah menciptakan buku berjudul “Meritokrasi Jabatan Fungsional di lingkungan Polri Guna Mewujudkan SDM Unggul”.

“Seperti yang kita ketahui bahwa personel Polri ini sangatlah banyak dan menjadi problem pada saat mencari jabatan yang sesuai dengan pangkatnya. Meritokrasi adalah kesempatan kepada personel untuk dapat memimpin dan mendapatkan jabatan sesuai berdasarkan kemampuan dan prestasi,”

“Buku ini menjadi motivasi dan inspirasi kepada personel bahwa jabatan ditentukan dari kemampuan dan prestrasi personel tersebut. Meritokrasi ini juga bertujuan untuk menghilangkan bottleneck dalam Jabatan Kepolisian,” ungkap Albertus Wahyurudhanto.

Dia melanjutkan, buku tersebut menjadi motivasi dan inspirasi bahwa jabatan dapat didapatkan melalui kemampuan seseorang. “Meritokrasi memiliki kelemahan, antara lain ketidaksetaraan awal yang dimaksud adalah saat menjadi polisi dapat melalui pendidikan yang berbeda-beda,”

Berita Terbaru