Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Pangkajene Kepulauan Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Rendah Kesadaran Warga Kobar dalam Keselamatan Berlalulintas

  • 02 Juni 2016 - 19:10 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Selama Operasi Patuh Telabang 2016, yang digelar 16 - 29 Mei 2016, Polres Kotawaringin Barat mengeluarkan 1.140 bukti pelanggaran (tilang) dan memberikan 230 teguran kepada pengendara.  Tingginya tilang menjadi indikator rendahnya kesadaran masyarakat dalam keselamatan berlalu lintas.

"Pelanggaran terbanyak didominasi pengendara kendaraan jenis sepeda motor. Pelanggaran terbanyak karena pengendara tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM) dan perlengkapan pada kendaraan. Ini menunjukkan rendahnya kesadaran masyarakat dalam keselamatan berlalu lintas," ujar Kasatlantas Polres Kobar, AKP I Kadek Vemil, di Pangkalan Bun, Kamis (2/6/2016).

Vemil menyebutkan, operasi patuh telabang 2016 ditutup Minggu (29/5/2016). Sepanjang operasi, sebanyak 1.140 pelanggar (122 roda empat ke atas dan 1.018 roda dua) mendapat tilang dan 230 pengendara mendapatkan teguran. Dari total tersebut banyak pengendara yang tidak membawa bahkan tidak mempunyai SIM, termasuk para pelanggar lalu lintas ini tidak dilengkapi surat-surat sah. Terhadap para pelanggar tetap dilakukan penilangan.

"Untuk pelanggaran ringan seperti tidak menggunakan spion atau sabuk keselamatan hanya mendapat teguran," sebut Kasat.

Melihat kondisi yang ada, sebut Vemil, masih banyak warga Kobar yang mengabaikan membawa surat kendaraan. Maka hal ini bisa dijadikan pelajaran dan masyarakat pun bisa tertib terhadap lalu lintas. "Tertib lalu lintas akan menekan angka kecelakaan di jalan," cetusnya.

Vemil menyebut angka kecelakaan yang mengakibatkan luka dan korban jiwa di Kobar terus mengalami peningkatan. Dengan peningkatan kesadaran masyarakat, hal tersebut tentu bisa ditekan. "Kendaraan terus bertambah, lalu lintas semakin padat, kesadaran keselamatan berlalu lintas harus ditingkatkan." (CR-1/N).

Berita Terbaru