Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Mamuju Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pengelolaan Lingkungan Penting Untuk Pengembangan Kebun Sawit

  • Oleh James Donny
  • 06 Juni 2016 - 14:45 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pengelolaan lingkungan mempunyai arti penting dalam melakukan pengembangan areal perkebunan kelapa sawit. Hal tersebut yang kini dilakukan oleh PT. Menteng Kencana Mas, juga Citra Borneo Indah Group.

Berdasarkan penuturan Irvan Pandjaitan, Head of Sustainability PT Citra Borneo Indah, pengelolaan lingkungan serta pendekatan sosial, syarat yang harus dilakukan oleh perusahaan sawit, dan sudah menjadi tanggung jawab perusahaan untuk masuk Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).

Untuk memenuhi hal tersebut perlu dilakukan penilaian konservasi tinggi, seperti dilakukan oleh PT Menteng Kencana Mas yang memiliki wilayah opreasional di Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas. Hal yang sama juga sudah dilakukan di Lamandau dan Kotawaringin Barat.  terang Irvan saat ditemui di sela-sela kegitan Diskusi Publik Penilaian Korservasi Tinggi PT Menteng Kencana Mas, di hotel Raudah Kuala Kapuas, Jumat (3/6/2016). 

Untuk itu perlu dilakukan diskusi publik dengan pemangku kepentingan di wilayah yang menjadi areal pembukaan lahan tersebut untuk mendapatkan masukan, terkait hal-hal apa yang harus dipenuhi perusahaan sehingga bisa bersinergi dengan baik dengan kondisi lingkungan, budaya dan kehidupan social masyarakat setempat. dengan diundang pemangku kepentingan, di sini tempat untuk menggali infromasike kabupaten.

Ini syarat yang wajib dilakukan ketika akan melakukan pembukaan lahan dan harus memastikan perusahaan tidak melanggar dari keanekaragaman hayati dan aspek sosial, sebagainya, terangnya.

Terkait diskusi publik yang dilakukan konsultan PT ReMark Asia mengatakan dalam upaya pengelolaan, perusahaan sawit perlu juga melakukan pembenahan terhadap temuan-temuan di lokasi sehingga dalam pengeloaanya ke depan dalam progresnya dapat berjalan baik.

"Dengan adanya temuan di lapangan, ke depan kita buatkan rencana pengelolaan, agar dalam pelaksanaannya dapat selaras dengan kodisi lingkungan yang tetap terpelihara, dan masyarakat dapat terakomodasi, baik dari sumber daya dan kesejahteraan masyarakatnya, kata Hariadi Konsultan PT ReMark kepada Borneonews.

Hal yang sama juga dikatakan Sutji Shinto narasumber dalam pelaksanaan Diskusi Publik tersebut. Menurutnya dengan terjaganya nilai-nilai ekologi di wilayah pekerjaan sawit, ke depan akan memberikan dampak yang baik bagi masyarakat.  Karena itu, perlu sebuah alat yang diinisiasi untuk menjaga lingkungan, perusahaan lebih memahami dan melihat mana yang bisa dilindungi.

Menurutnya pengelola dan pemantauan nilai-nilai ekologi tersebut kata dia menjadi sebagai prasyarat untuk beberapa hal dalam pengelolaan areal sawit karena ada beberapa konsumen juga yang konsen terhadap lingkungan, sehingga masalah lingkungan dan sekitarnya menjadi pertimbangan dan syarat yang harus dikaji dan dikelola dengan menghasilkan dampak yang positif bagi lingkungan dan masyarakat. (JAMES DONNY).

Berita Terbaru