Aplikasi Pilkada / Software Pilkada Terbaik Untuk memenangkan Pilkada 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Fraksi PKB DPRD Kotim Setuju Pembahasan Ranperda RPJPD 2025-2045 Dilanjutkan

  • Oleh Tim Borneonews
  • 10 Juli 2024 - 18:15 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Juru bicara Fraksi PKB DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Marudin mengatakan bahwa pihaknya setuju dan mendorong pembahasan lebih lanjut terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Dearah (RPJPD) tahun 2025-2045 Kabupaten Kotim.

"Fraksi PKB secara umum menyatakan sepakat dan mendorong pemerintah daerah untuk melanjutkan pembahasan terhadap Ranperda tentang RPJPD tahun 2025-2045 Kabupaten Kotim," kata Marudin, Rabu, 10 Juli 2024.

Ia pun melanjutkan, penyusunan RPJPD tahun 2025-2045 merupakan amanah dari Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional dan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah.

Undang-Undang tersebut berkaitan dengan tahapan penyusunan yang berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 tahun 2017 tentang perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara evaluasi rancangan peraturan daerah tentang rancana jangka panjang daerah.

"Penyusunan Ranperda tentang RPJPD tahun 2025-2045 yang telah disampaikan oleh pemerintah daerah Kabupaten Kotim yang telah dibahas bersama DPRD Kotim bertujuan untuk mencapai kesepakatan agar menjadi Peraturan Daerah (Perda) tentang RPJPD tahun 2025-2045 Kabupaten Kotim," ucapnya.

Ia pun mengungkapkan, pada rapat paripurna beberapa minggu lalu, pemerintah daerah telah menjabarkan visi misi Ranperda tentang RPJPD tahun 2025-2045 Kabupaten Kotim. Dalam penjabaran visi misi tersebut, pemerintah daerah telah mengajak semua pihak untuk menyamakan visi misi untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

"Pada intinya, semua pihak harus menyamakan visi dan misi untuk menyongsong Indonesia Emas 2045, Kalimantan Tengah (Kalteng) Tangguh 2045 dan Kotim Unggul 2045 dengan falsafah Habaring Hurung dalam Huma Betang," tutupnya  (Ari)

Berita Terbaru