Dua Perunggu Panahan Gagal Diraih Kalteng

  • Oleh Rokim
  • 21 September 2016 - 14:02 WIB

BORNEONEWS, Bandung -- PELUANG dua medali perunggu dari cabang olahraga untuk Kalteng di PON Jawa Barat gagal diraih. Di laga final memperebutkan perunggu yang ditandingkan di Lapangan Panahan Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Linda Lestasri, pemanah Kalteng ketegori individual recurve 70 meter terpaksa harus mengakui akurasi  bidikan Dianda Khairunisa dari Jawa Timur, Rabu (21/9/2016).

Hasil tanding Linda Lestari kalah skor dengan Dianda Khairunisa. Dari lima kali sesi memanah, Linda hanya mampu mengumpulkan skor 20, 28, 24, 29, 27, sedangkan skor Dianda Khairunisa 27, 27, 26, 25, 27.

Nasib serupa juga dialami Alex Edward, pemanah Kalteng melawan Rahmad Sulistiawan dari DIY. Alex juga harus mengakui kehebatan bidikan lawan di laga final memperebutkan medali perunggu kategori individual recurve 70 meter. Di laga final yang ditandingkan seusai laga final individual recurve putri pukul 09.00 WIB itu, skor bidikan Alex kalah tipis dengan Rahmad.

Dari empat kali sesi memanah, Alex mengumpulkan skor 25, 25, 26, 23, sedangkan Rahmat mengumpulkan skor 24, 28, 27, 30.

Meski dua atlet panahan gagal meraih perunggu, tapi peluang Kalteng untuk meraih medali emas di cabor panahan masih terbuka lebar. Pasalnya, Rabu (21/9/2016) pukul 12.00 WIB siang ini, Alex Edward-Fahrudin atlet panahan Kalteng dari nomor tim recurve putra dan  Sultan Mahaputra akan melawan Jatim untuk memperebutkan emas.

Pelatih Penahan Kalteng, Jaya sangat optimistis atlet binaannya yang masuk laga final bisa menyumbangkan medali emas untuk Bumi Tambun Bungai. "Kalau di laga final perebutkan emas ini, kalau tidak dapat emas, ya medali perak sudah ada di tangan," kata Jaya kepada Borneonews. (RI/B-6)

Berita Terbaru