Pengemis Berkedok Yayasan dan Sumbangan Masjid Marak

  • Oleh Fahruddin Fitriya
  • 10 Januari 2017 - 16:59 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pengemis berkedok yayasan pesantren serta sumbangan pembangunan masjid mulai marak di Kecamatan Pangkalan Banteng dan sekitarnya.

Masyarakat yang tidak mengerti, biasanya memberi uang tanpa mengetahui apakah benar yayasan pesantren atau sumbangan untuk pembangunan masjid tersebut benar adanya.

"Kalau saya sendiri ragu, tetapi warga lain yang memberi sumbangan mungkin karena diniati sedekah," terang Warga Karang Mulya, Adi Zaki di Pangkalan Banteng, Selasa (10/1/2017).

Saat ini, kata Adi Zaki, di Pangkalan Banteng mulai banyak orang yang membawa-bawa proposal tersebut memanfaatkan nama yayasan pesantren atau pembangunan masjid.

Biasanya, mereka berkeliling dan mendatangi satu per satu rumah warga. Selain mengenakan baju koko dan peci, mereka membawa map berisi proposal.

Senada diungkapkan Ani, salah seorang warga Pangkalan Banteng itu mengaku dirinya pernah didatangi peminta-minta yang berkedok Yayasan Panti Asuhan dari luar daerah Kabupaten Kobar.

"Mereka datang membawa proposal, ngakunya dari yayasan panti sosial," katanya.

Di dalam proposal, kata Ani, tercantum alamat dan nomor telepon. Setelah dihubungi ternyata tidak tersambung. "Hanya akal-kalan saja, alamat dan nomor telepon yang dipasang tidak sesuai," tandasnya.(FAHRUDDIN FITRIYA/B-2)

Berita Terbaru