Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Gorontalo Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Bentuk Protes, Warga Sampit Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan Rusak

  • Oleh Rian Nafarin Luffi
  • 03 Februari 2017 - 20:18 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Jalan Usman Harun, Kelurahan Baamang Hilir, Kecamatan Baamang, Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim) mengalami rusak parah dan mengakibatkan beberapa pengendara jadi korban kecelakaan. Sebagai wujud protes, warga di sana menanaminya dengan pohon pisang tepat di tengah ruas jalan yang berlubang tersebut.

"Karena di sini seringkali ada pengendara jatuh saat melewati lubang. Tidak siang tidak malam. Biasanya satu hari dua sampai tiga pengendara jatuh. Akhirnya warga berinisiatif memasang rambu dengan pohon pisang," kata Dokong, warga Baamang, Jumat (3/2/2017).

Menurut Dokong, jalan rusak itu sudah hampir satu tahun namun belum ada perhatian dari instansi terkait. Padahal, jalan tersebut sudah sering dikeluhkan warga.

"Sudah hampir setahun jalan ini rusak. Berbahaya bagi pengendara yang lewat. Kami tanam saja pohin pisang biar tidak ada korban pengendara motor, soalnya di sini rawan kecelakaan, ditambah jalannya sempit dan kurang penerangan jalan," ujarnya.

Andre, warga yang bermukim di pinggiran jalan itu mengaku, rusaknya jalan di wilayah tersebut sudah terjadi lama, perbaikan dengan tambal sulam di jalan berlubang itu pun tidak pernah dilakukan. Dia berharap agar pemerintah dapat memperbaiki jalan tersebut, agar tidak memakan korban lebih banyak lagi.

"Posisi rumah saya akan pas menghadap jalan, kalau habis sudah hujan sudah pasti rumah saya kotor terkena cipratan air yang menggenang di lubang jalan itu," keluhnya. (RIAN NAFARIN LUFFI/B-5)

Berita Terbaru