Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Ogan Komering Hulu Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Inspeksi ke Dua PKS di Desa Kujan, Bupati Temukan Sejumlah Permasalahan Lain

  • Oleh Hendi Nurfalah
  • 25 Februari 2017 - 19:48 WIB

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Bupati Lamandau, Marukan mendapat sejumlah sarana pada dua Pabrik Kelapa Sawit (PKS)  di Desa Kujan, yang harus segera dibenahi.

Antara lain, sejumlah kolam penampungan limbah yang difungsikan namun ternyata dibangun tanpa siring atau turap. Padahal, di antara beberapa tanggul kolam tersebut dinilai mudah tergerus dan rawan jebol.

"Ini (tanggul kolam limbah) jangan dibiarkan seperti ini. Segera lakukan siring atau turap, ini sangat rawan jebol karena kondisi tanahnya kan labil. Apalagi kondisi kolam sudah terisi limbah seperti ini, jangan dibiarkan," tegas Marukan.

Marukan menilai, sebaiknya kolam penampung limbah yang dibuat tersebut semuanya ditembok, sehingga tidak hanya dua atau tiga kolam saja yang ditembok.

"Cuaca sekarang sulit diprediksi, jika hujan deras maka bahayanya jebol. Itu tentu tidak kita harapkan. Segera lakukan penguatan kolamnya, supaya aman," pesan dia.

Senada juga diungkapkan Ketua DPRD Lamandau, Tommy Hermal Ibrahim, yang menekankan agar pihak PKS dapat menjalankan prosedur sesuai standar. Termasuk kaitannya dengan soal pengelolaan limbah dan fasilitasnya. Sehingga segala hal yang implikasinya negatif dapat diminimalisasi.

"Untuk tanggul, saya kira akan lebih aman jika semuanya ditembok. Dan dindingnya disiring atau dibuat turap, sehingga aman dari jebol atau rembes. Juga tanggulnya agar dibangun lebih tinggi, sehingga jika hujan deras limbah tetap aman," katanya. (HENDI NURFALAH/B-11)

Berita Terbaru