Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Sidoarjo Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pembakar Lahan Diancam 15 Tahun Penjara dan Denda Rp10 Miliar

  • Oleh Ramadani
  • 28 Februari 2017 - 17:00 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh - Ketua Pengadilan Negeri (PN) Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Suparna, menyebutkan bahwa ada terdapat empat peraturan perundang-undangan yang dapat menjerat pembakar lahan. Aturan tersebut memiliki ancaman berbeda-beda.

'Menyuruh orang untuk membakar atau bila berdasarkan penyelidikan terbukti membakar dengan sengaja, atau menerima upah untuk membakar, risikonya dikenai undang-undang,' kata Suparna, Selasa (28/2/2017).

Dikatakannya, dalam undang-undang tentang lingkungan hidup, ancaman pidana terhadap pembakar lahan maksimal 10 tahun dan denda Rp10 miliar. Sedangkan dalam undang-undang tentang kehutanan paling lama 15 tahun dan denda Rp 5 miliar. Sementara itu, beradasarkan undang-undang tentang perkebunan, diancam pidana 10 tahun dan denda Rp 10 miliar.

Jika menimbulkan bahaya bagi umum, karena kelalaian, diancam tiga tahun. Selain itu, dalam KUHP disebutkan kalau mengakibatkan bencana diancaman lima tahun. 'Ini biasanya diterapkan untuk perusahaan,' ucap Suparna. (RAMADHANI/B-3)

Berita Terbaru