Nasib Lurah Pungli belum Jelas

  • Oleh Naco
  • 04 April 2017 - 10:39 WIB

BORNEONEWS, Sampit – Seperti apa nasib Lurah Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timu, Karyadi hingga kini belum jelas, setelah statusnya ditingkatkan menjadi tersangka oleh penyidik Polres Kotim beberapa waktu lalu.

Wakil Bupati Kotim HM Taufiq Mukri menyebutkan masalah ini sudah ditindaklanjuti oleh Sekda Kotim Putu Sudarsana selaku pejabat tertinggi di birokrasi dan sebagai ketua Korpri.

“Selain Sekda kasus ini juga sudah tindaklanjuti oleh Inspektorat namun seperti apa perkembangannya saya belum tahu, sementara dapat info dari Sekda sudah dilepastugaskan,” kata Taufiq.

Hingga kini nasib Karyadi belum jelas apakah ia sudah dinonjobkan apa belum dari jabatan lurah mengingat beberapa waktu lalu pihak kecamatan masih melepastugaskan yang bersangkutan agar fokus menghadapi kasusnya itu, karena belum ada surat resmi dari pemerintah daerah untuk mencabut jabatan lurah itu.

Sehingga saat ini jabatan lurah masih dipegang oleh tersangka namun ia tidak punya kewenangan lagi mengingat sudah ditunjuk pelaksana harian (Plh) dari pejabat kecamatan sendiri, setelah sang lurah diciduk Tim Saber Pungli Kabupaten Kotim pada Jumat (10/3/2017) lalu di kantornya yang berlokasi di Jalan Kenan Sandan.

Karyadi resmi jadi tersangka setelah ia menerima Rp 1,5 juta uang untuk pengurusan SKPT dari M Adenan. Belum sempat menikmatinya ia keburu ditangkap polisi. Meski jadi tersangka penyidik belum menahan tersangka. (NACO/B-5)

Berita Terbaru