Waspada! Komplotan Pencuri Sarang Walet Berkeliaran di Katingan Kuala

  • Oleh Abdul Gofur
  • 06 April 2017 - 19:18 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Pencurian sarang burung walet dengan cara membobol gedung penangkaran di wilayah Kecamatan Katingan Kuala Kabupaten Katingan marak sejak beberapa hari terakhir.

Seperti yang dialami Mario, warga Desa Subur Indah, Kecamatan Katingan Kuala. Gedung sarang walet miliknya dibobol maling pada Senin (3/4/2017) kemarin.

"Pertama kali saya diberitahukan, Kodiran, tetangga saya," kata Mario, Kamis (6/4/2017).

Awalnya, Kodiran baru pulang dari acara selamatan pada rumah Yuonne di desa setempat. Kodiran lantas bertemu Wardoyo, warga lainnya, keduanya kemudian menuju pos ronda yang ada di perempatan jalur 9 berjarak sekitar 15 meter dari bangunan walet milik Mario itu.

Namun keduanya curiga setelah melihat banyak burung walet sudah larut malam beterbangan dari gedung walet milik Mario tersebut. Kecurigaan mereka bertambah saat keduanya mendengar suara seperti benda jatuh dari dalam gedung walet itu.

Tidak lama kemudian tampak 2 orang ke luar dari dalam gedung walet milik Mario itu. Keduanya pun lantas membunyikan pentungan di pos tersebut hingga kemudian puluhan warga desa ini pos tersebut.

Warga kemudian menghampiri gedung walet milik Mario, namun malingnya yang diduga berjumlah 3 orang sudah kabur dengan menggunakan 2 sepeda motor.

Salah seorang warga, jumiran berusaha mengejar dengan sepeda motornya hingga berhasil menabrakkan satu sepeda motor pelaku.

Sepeda motor yang ditunggangi pencuri itu pun roboh. Namun saat hendak mengamankan pencuri ini, tiba-tiba kawanan pencuri lain yang naik sepeda motor di depannya berhenti.

Dua orang kawanan pencuri ini kemudian menodongkan pisau kepada Jumiran. Melihat nyawanya terancan, Jumiran mundur menjauh, sedangkan 3 pencuri tancap gas ke arah Katingan 2. Tak lama kemudian Kepala Desa Subur Indah, Darsilan menghubungi polisi di Pagatan.

Informasi terhimpun, gedung walet yang dibobol maling di Desa Subur Indah Kecamatan Katingan Kuala ini, tidak hanya milik Mario, tetapi juga milik yaitu Sukino, Slamet, Marlin, Rian, Udin, Ratul, dan Winarno.

Sementara di Desa Bangun Jaya milik Mardi, Kamri, Kaswadi, Agus, Joko, Misran, Edy Gudel. Kemudian, di Desa Bumi Subur milik Sukijo, Rikin, dan Jasman. Desa Kampung Baru milik Nandir, Jumari dan Amran, dan Desa Jaya Makmur milik Sinar serta Desa Makmur Utama milik Udi.

"Harapan kami agar Polsek Katingan Kuala meningkatkan patroli," kata Dani, warga Desa Subur Indah. (ABDUL GOFUR/B-11)

Berita Terbaru